Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Bandara Lombok Tambah Jam Operasional Jadi 14 Jam
BERITABALI.COM, NTB.
Angkasa Pura (AP) I Lombok International Airport (LIA) memutuskan menambah jam operasional terhitung mulai tanggal 21 Agustus Dari sebelumnya hanya 9 jam menjadi 14 jam.
Hal ini menyusul permintaan tambahan empat flight (penerbangan) dari dua maskapai, masing-masing Lion Air serta Super Jet Air khususnya untuk rute Jakarta-Lombok.
Stakeholder Relations Manager PT AP I LIA, Arif Hariyanto mengatakan, sebelumnya operasional Bandara Lombok dimulai dari pukul 08.00 WITA sampai 17.00 WITA. Dengan adanya tambahan jam operasional ini, Bandara Lombok kini beroperasi mulai pukul 06.00 Wita sampai 20.00 WITA.
“Dengan tambahan flight tersebut maka saat ini total flight di bandara Lombok rata-rata 60 flight. Masing-masing 30 flight datang dan pergi,” terang Arif, Rabu (31/8).
Diakuinya, jumlah flight saat ini masih di bawah angka normal sebelum pandemi Covid-19 yang bisa mencapai hingga 80 flight per hari. Namun kondisi sekarang sudah lebih baik dari bulan-bulan sebelumnya. Termasuk dari sisi jumlah penumpang pesawat masih cukup baik walau belum sepenuhnya pulih.
“Kalau jumlah penumpang saat ini rata-rata antara 5.600 sampai 6.000 penumpang per hari,” ujarnya.
Angka ini terbilang stabil dalam beberapa bulan terakhir pasca event MotoGP yang baru lalu.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5525 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3481 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2325 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1144 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan