Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 22 September 2026
Wabup Ipat Pastikan Pencegahan PMK di Gilimanuk Optimal
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Mewaspadai wabah penyakit kuku dan mulut (PMK) pada ternak di Kabupaten Jembrana. Wabup Patriana Krisna (Ipat) turun bersama Tim Satgas Penanggulangan PMK guna memastikan pengawasan berjalan optimal dengan turun melakukan peninjauan ke Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (1/9/2022) pagi.
Dalam peninjauannya ke Pelabuhan Gilimanuk tersebut, Wabup Patriana mengecek penyemprotan disinfektan terhadap setiap kendaraan masuk Bali. Wabup Ipat mengatakan dalam mengantisipasi penyebaran PMK, jajarannya telah melakukan berbagai upaya bersama Satgas penanganan PMK.
“Saya hari ini datang ke pelabuhan Gilimanuk dalam rangka memantau seperti apa proses dan SOP serta kendala-kendala yang dihadapi selama ini. Yang perlu menjadi perhatian bagaimana di Gilimanuk ada Satgas yang merupakan satu kesatuan yang dapat memantau dan memberikan tindakan dan solusi terhadap upaya-upaya dalam penanggulangan PMK,” ungkapnya.
Pihaknya berharap dalam pencegahan PMK ini adalah menyangkut lalu lintas ternak yang sementara masih dilarang masuk ataupun keluar Bali.
“Seperti kita ketahui Gilimanuk merupakan pintu masuk ke Bali jika sesuatu terjadi maka Bali juga akan terkena dampak. Jadi kita harapkan kerja sama yang baik antara kepolisian, Dinas terkait dan tim Satgas penanganan PMK untuk selalu berusaha mencegah keluar masuknya hewan ternak sesuai dengan aturan yang melarang keluar masuknya hewan yang berpotensi PMK antar pulau. Semoga PMK ini bisa cepat teratasi sehingga perekonomian dapat kembali normal,” harapnya.
Sementara Kadis I Wayan Sutama mewakili Ketua Satgas Penanggulangan PMK mengatakan bahwa untuk penanggulangan PMK di Kabupaten Jembrana sudah bergerak sesuai dengan SOP.
“Apabila di lapangan kita menemukan kasus kita melaksanakan isolasi kemudian eradikasi, kemudian lanjut aplikasi spraying desinfektan dan juga vaksinasi. Alokasi vaksin untuk di Jembrana kita terima dan sudah kita aplikasikan 16.500. Kita terus bergerak dengan 10 tim. Untuk penanganan PMK kita berharap kasus di lapangan terus melanda jangan sampai ada kasus baru. Yang jelas untuk Jembrana sudah kita laporkan melalui exsiknas 34 kasus dan 32 untuk pemotongan bersyarat,” tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8265 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5712 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3567 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2416 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar