Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Korban Tewas Gempa Sichuan China Tembus 46
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen, turut berbelasungkawa atas gempa bermagnitudo 6,8 yang mengguncang Sichuan, China, dan menewaskan 46 orang pada Senin (5/9).
Melalui pernyataan resmi pada Selasa (6/9), Kantor Kepresidenan Taiwan mengungkapkan bahwa Tsai berbelasungkawa terhadap korban dan keluarganya.
Sebagaimana dilansir Reuters, Tsai menyampaikan "rasa simpati dan kekhawatirannya" atas bencana gempa di Sichuan.
Tak hanya itu, Tsai berharap upaya pencarian dan penyelamatan korban, serta penanggulangan bencana berjalan lancar.Tsai juga berharap agar kehidupan di China bisa kembali normal secepatnya.
Meski begitu, pihak kepresidenan Taiwan mengaku masih belum mengetahui ada warga mereka yang menjadi korban gempa di Sichuan atau tidak.
Baca juga:
Liz Truss Jadi PM Baru Inggris
Gempa itu mengguncang Sichuan pukul 12.52 waktu setempat. Ini merupakan salah satu gempa terparah di China sejak 2017.
Begitu kuat, guncangan di Sichuan terasa hingga Provinsi Yunna, Shaanxi, dan Guizhou yang berjarak ratusan kilometer dari pusat gempa.
Tsai menyampaikan belasungkawanya ketika relasi Taiwan dan China sedang tegang. China murka karena kunjungan Ketua Dewan Perwakilan Amerika Serikat, Nancy Pelosi, awal Agustus lalu.
Imbas kunjungan ini, China menggelar latihan militer besar-besaran di sekitar Taiwan. Taipei menuding Negeri Tirai Bambu menggelar simulasi perang.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4436 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2085 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1550 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1008 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 939 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun