Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Film Ngeri-ngeri Sedap Wakili Indonesia di Piala Oscar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Film Ngeri-ngeri Sedap terpilih mewakili Indonesia untuk bersaing di ajang Piala Oscar ke-95 dalam kategori Film Fitur Internasional Terbaik (Best International Feature Film) pada 12 Maret 2023 mendatang. Hal ini berdasarkan keputusan yang diambil oleh Komite Seleksi Oscar Indonesia 2022.
Komite Seleksi Oscar Indonesia 2022 beranggotakan sembilan tokoh perfilman berbagai bidang serta wartawan atau kritikus film. Mereka adalah Deddy Mizwar yang menjabat sebagai ketua, Zairin Zain, Armantono, Cesa David Luckmansyah, Garin Nugroho, Ilham Bintang, Niniek L Karim, Slamet Rahardjo, dan Yadi Sugandi.
Deddy Mizwar, mengutip dari siaran pers yang diterima kumparan, mengatakan ada pelbagai persyaratan yang harus dipenuhi sebuah film untuk dapat mengikuti Piala Oscar. Salah satunya, film sudah pernah diputar di bioskop selama seminggu secara berturut-turut.
Untuk menentukan film pilihan yang akan mewakili Indonesia mengikuti Piala Oscar, Komite Seleksi Oscar Indonesia 2022 memutar film-film hasil seleksi secara khusus di XXI Plaza Senayan pada Senin (12/9). Pemutaran film kemudian dilanjutkan dengan diskusi anggota juri.
Tanpa kehadiran Garin Nugroho dan Yadi Sugandi, para juri akhirnya secara aklamasi memutuskan memilih film Ngeri-ngeri Sedap untuk mewakili Indonesia di Piala Oscar.
Baca juga:
Ulang Tahun ke 23, Ini Julukan Yeonjun TXT
"Inilah maksimal yang dihasilkan Komite Seleksi Oscar Indonesia, selebihnya mari kita mendoakan bersama semoga tahun ini film itu bisa berjaya di ajang Oscar," ujar Deddy Mizwar.
Ngeri-ngeri Sedap Jadi Film Bergenre Komedi Kedua yang Wakili Indonesia di Piala Oscar
Setiap tahun, Academy of Motion Picture Arts and Sciences memberikan penghargaan untuk film panjang yang diproduksi di luar Amerika Serikat, yang sebagian besar tak menggunakan dialog bahasa Inggris.
Indonesia telah mengirimkan perwakilan untuk kategori Film Fitur Internasional Terbaik di Piala Oscar sejak 1987. Film Nagabonar yang disutradarai MT Risyaf dengan pemain utama Deddy Mizwar dan Nurul Arifin tersebut menjadi film Indonesia pertama yang dikirim ke ajang Piala Oscar.
Setelah Nagabonar, film bergenre komedi selanjutnya yang terpilih mewakili Indonesia di Piala Oscar adalah Ngeri-ngeri Sedap.
Baca juga:
Kronologi ART Curi Brankas Dara Arafah
Ngeri-ngeri Sedap ditulis dan disutradarai oleh Bene Dion Rajagukguk. Kisahnya berlatar belakang kehidupan keluarga Batak yang mengalami disrupsi dalam kehidupan modern.
Film ini dibintangi oleh Arswendy Beningswara Nasution, Tika Panggabean, Boris Bokir Manullang, Gita Bhebhita Butar-butar, Lolox, hingga Indra Jegel. Tayang pada pertengahan tahun, Ngeri-ngeri Sedap masuk kategori box office dengan jumlah penonton lebih dari 2,8 juta.
Film Ngeri-ngeri Sedap berkisah tentang pasangan Pak Domu (Arswendy Bening Swara) dan Mak Domu (Tika Panggabean) yang tinggal bersama anak perempuan mereka, Sarma (Gita Bhebhita). Pak Domu dan Mak Domu ingin sekali tiga anak mereka, yakni Domu (Boris Bokir), Gabe (Lolox), dan Sahat (Indra Jegel), yang sudah lama merantau, pulang untuk menghadiri acara adat.
Namun, ketiganya menolak pulang karena hubungan mereka tidak harmonis dengan Pak Domu. Pak Domu dan Mak Domu akhirnya berpura-pura bertengkar dan ingin bercerai demi mendapatkan perhatian dari anak-anak mereka. (Sumber: Kumparan)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4466 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2258 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1566 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1014 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 951 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun