Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Militer Ukraina Mulai Serbu Pasukan Rusia di Luhansk
BERITABALI.COM, DUNIA.
Militer Ukraina mengklaim telah menyerbu pasukan Rusia di sejumlah area di Luhansk. Di area tersebut, Rusia menempatkan kembali pasukan mereka setelah sebelumnya menarik diri dari wilayah Kharkiv.
Staf Umum militer Ukraina mengakui bahwa Rusia kalah dalam serangan di Kota Novoaidar di Luhansk. Dari serangan itu, "sekitar 50 unit peralatan militer [Rusia] hancur atau rusak, amunisinya juga Rusak."
"Sebagai tambahan, di dekat pemukiman Svatove, unit Pasukan Pertahanan berhasil menyerang titik kekuatan tentara musuh. Diketahui 70 persen personal di fasilitas spesifik itu tewas," demikian klaim badan tersebut.
Selain itu, Staf Umum Ukraina mengklaim masalah kekuatan tentara Rusia yang semakin membesar.
Sementara itu, CNN masih belum dapat memverifikasi klaim tersebut.
Baca juga:
14 Paus Sperma Ditemukan Mati
Di sisi lain, Ukraina berhasil merebut satu desa di wilayah Luhansk. Menurut kepala administrasi militer Luhansk, Sehiy Haidai, Ukraina merebut desa Bilohorivka dari tangan Rusia.
"Ada pertempuran besar di setiap centimeter daratan Luhansk," kata Haidai.
Tak hanya desa di Luhansk, Ukraina juga berhasil membebaskan sejumlah wilayah di Kharkiv dari cengkeraman Rusia.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4436 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2086 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1550 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1008 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 939 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun