Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Inggris Krisis, Jutaan Warga Rela Tak Makan Demi Listrik
BERITABALI.COM, DUNIA.
Krisis biaya hidup yang terjadi di Inggris makin parah. Jutaan warga bahkan rela tidak makan demi membayar tagihan listrik yang melonjak tinggi.
Menurut laporan The Guardian, studi Money Advice Trust, memuat hampir 20 persen orang dewasa Inggris atau 10,9 juta orang, menunggak tagihan. Ini naik 3 juta, sekitar 45 persen, sejak perhitungan terakhir di Maret.
Bukan hanya itu, berdasarkan opinium survei, terdapat 5,6 juta warga rela tak makan dalam tiga bulan terakhir sebagai akibat dari krisis. Jejak pendapat dilakukan ke 2.000 orang dewasa Inggris di Agustus.
"Ini termasuk melewatkan makanan, seperti makan sekali sehari atau tidak makan sama sekali pada beberapa hari," tulis media tersebut dikutip Rabu (21/9/2022).
Survei juga mengungkap fakta lain. Bahwa hampir 8 juta orang telah menjual barang pribadi atau rumah tangga untuk membantu menutupi tagihan.
"Banyak rumah tangga sudah menghadapi pilihan yang tidak mungkin, seperti makan mana yang harus dilewati hanya untuk menyalakan lampu," kata Kepala Eksekutif Money Advice Trust.
Jaminan pemerintah PM Baru Inggris, Elizabeth Truss, yang membatasi kenaikan harga energi memang meredakan ketakutan akan kenaikan tagihan di masa depan. Tetapi bagi jutaan warga kerusakan sebenarnya telah terjadi.
Karenanya, badan amal itu meminta pemerintah untuk menggunakan anggaran semaksimal mungkin. Ini untuk memberikan dukungan yang ditargetkan bagi mereka yang berpenghasilan terendah.
Money Advice Trust pun mengatakan rumah tangga memiliki sedikit atau tidak ada ruang gerak yang tersisa dalam anggaran mereka untuk mengatasi kenaikan harga. Sebanyak 41 persen telah memotong semua pengeluaran yang tidak penting, naik tujuh poin persentase dri jajak pendapat Maret.
Badan itu menegaskan penelitian menunjukkan bahwa kenaikan harga energi yang tinggi telah menjadi tidak terjangkau bagi jutaan orang. Di mana sekitar 10,7 juta telah melihat tagihan energi mereka naik 100 pound atau lebih sebulan sejak April.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8106 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5668 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2395 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan