Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Bule Rusia di Ubud Ditemukan Tewas di Hotel Tanpa Busana
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Warga kebangsaan Rusia, Belobok Aleksandar (33), ditemukan tak bernyawa di kamar hotel pada Kamis (22/9) pukul 21.00 WITA, bertempat di museum Pendet, Jln Raya Nyuh Bojog, Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Kejadian diketahui pertama kali oleh penjaga hotel.
Saksi melihat korban di teras kamar dalam keadaan telungkup duduk di kursi dan kepala berada di meja menghadap ke bawah tanpa menggunakan busana. Selanjutnya saksi sempat memanggil korban namun tidak ada respon dan juga melihat ada lebam mayat di kepala bagian belakang.
Melihat hal tersebut saksi mengubungi Polsek Ubud, guna proses lebih lanjut. Pukul 21.30 WITA personel Polsek Ubud yang dipimpin pawas Aipda I Dewa Gede Bagus Pranatha, SH.,MH tiba di TKP dan melaksanan oleh TKP.
Lalu pukul 22.30 WITA, PMI Kabupaten Gianyar tiba di TKP dan langsung melakukan evakuasi terhadap Jenazah korban untuk di bawa ke RS Aricanti guna pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Ubud, Kompol I Gusti Ngurah Yudistira mengatakan, penyebab kematian korban belum diketahui secara pasti. "Sebab meninggal dunia belum diketahui secara pasti perlu dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut, guna menentukan penyebab secara pasti dari kematian korban," ujarnya.
Terkait adanya lebam, dia mengatakan hal itu diduga karena posisi korban saat tewas.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8117 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5669 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3545 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2396 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan