Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Pemerintah Didesak Hentikan Jual-Beli Merkuri
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah didesak untuk menghentikan jual beli merkuri secara bebas. Penghentian penting dilakukan untuk menghentikan praktik penambangan emas secara ilegal.
"Penambangan ilegal di beberapa lokasi sudah dihentikan tapi kemudian pindah ke tempat lain. Hal ini disebabkan karena merkuri untuk mengekstraksi emas masih tersedia di pasar dan mudah didapatkan,” kata Senior Advisor Nexus3 Foundation, Yuyun Ismawati dalam acara Pelatihan untuk jurnalis tentang pembalakan, penambangan, penangkapan ikan dan perdagangan satwa liar di Denpasar, Selasa (27/9).
Baca juga:
Tangani Limbah Merkuri, Pemkot Gandeng 7 RS
Menurut Yuyun, merkuri dijual dengan harga murah karena diproduksi di Indonesia secara ilegal. Jumlah merkuri yang digunakan di pertambangan emas ilegal mencapai 3.500 ton setahun dan menghasilkan emas mencapai 175 ton/tahun.
"Perdagangan merkuri lewat daring juga mudah dijumpai dan tidak terkontrol. Bahkan beberapa penjual menawarkan air raksa dengan kode ‘kopi silver’,” ujarnya.
Yuyun menambahkan bahwa penambangan emas di 190 kota/kabupaten di Indonesia telah menyebabkan sekitar 125.000 lahan mengalami degradasi. Lebih dari 10 juta penduduk masuk kelompok populasi yang berisiko keracunan merkuri.
Seperti halnya di California ‘gold rush’ tahun 1849 dan di Minamata 70 tahun yang lalu, jika tidak dikendalikan dan dicegah, pencemaran merkuri akan terus berakumulasi dan cemari lingkungan sampai ratusan tahun.
Melihat fenomena ini seharusnya pemerintah memperkuat dan memperbaiki penegakan hukum. Apalagi tidak jarang terdapat keterlibatan aparat penegak hukum dalam kasus-kasus kejahatan lingkungan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4501 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2309 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1926 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1585 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1031 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun