Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Malapetaka Baru Hantam Kuba, Satu Negara Gelap Gulita
BERITABALI.COM, DUNIA.
Badai Ian menghantam Kuba sehingga menyebabkan lumpuhnya jaringan kelistrikan di negara tersebut. Selain melumpuhkan listrik, Badai Ian juga menghancurkan beberapa pertanian tembakau terpenting di negara itu ketika menghantam ujung barat pulau itu pada Selasa (27/9/2022).
Serikat Listrik Kuba mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pekerjaan sedang dilakukan untuk memulihkan layanan secara bertahap kepada 11 juta orang di negara itu pada malam hari. Listrik awalnya padam hingga sekitar 1 juta orang di provinsi-provinsi barat Kuba, tetapi kemudian seluruh jaringan ambruk.
Ian menghantam Kuba yang telah berjuang dengan krisis ekonomi dan sering menghadapi pemadaman listrik dalam beberapa bulan terakhir. Itu membuat pendaratan sebagai badai kategori 3 di ujung barat pulau, menghancurkan provinsi Pinar del Río, tempat sebagian besar tembakau yang digunakan untuk cerutu ikonik Kuba ditanam.
Puluhan ribu orang dievakuasi dan lainnya mengungsi sebelum kedatangan Ian, yang menyebabkan banjir, rumah rusak, dan pohon tumbang. Pihak berwenang masih menilai kerusakan, meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan pada Selasa malam.
"Itu adalah apokaliptik, bencana yang nyata," kata Hirochi Robaina, pemilik pertanian di media sosialnya, dikutip The Associated Press, Rabu (28/9/2022).
Institut Meteorologi Kuba mengatakan kota Pinar del Río berada di jantung badai selama satu setengah jam.
"Berada di badai itu mengerikan bagi saya, tetapi kami di sini hidup-hidup," kata warga Pinar del Rio Yusimí Palacios.
Sejauh ini, para pejabat pemerintah telah mendirikan 55 tempat penampungan dan mengambil langkah-langkah untuk melindungi tanaman, terutama tembakau.
Sementara itu, Pusat Badai Nasional AS mengatakan Kuba menderita dampak angin dan badai yang signifikan ketika badai melanda dengan kecepatan angin tertinggi 205 kilometer per jam (kph).
Ian diperkirakan akan menjadi lebih kuat di atas Teluk Meksiko yang hangat, mencapai kecepatan angin 209 kph mendekati pantai barat daya Florida, di mana 2,5 juta orang diperintahkan untuk mengungsi.
Stasiun pemerintah lokal TelePinar juga melaporkan kerusakan parah di rumah sakit utama di kota Pinar del Rio, mengunggah foto-foto langit-langit yang runtuh dan pohon-pohon yang tumbang. Tidak ada kematian yang dilaporkan.
Sementara itu, video di media sosial menunjukkan kabel listrik rusak dan jalan terputus di provinsi Pinar del Rio, Artemisa, dan Mayabeque.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun