Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Pasar Hewan Dibuka, 2 Sapi Milik Warga Karangasem Hilang
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sapi milik warga Banjar Dinas Tohjiwa, Desa Kerta Buana, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem didapati lenyap dari kandangnya pada Rabu (28/9/2022).
Berdasarkan informasi yang diperoleh, tak hanya satu sapi yang hilang, ternyata di kandang lainnya yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi pertama, juga kehilangan satu ekor sapi yang sebelumnya terikat di dalam kandang.
Kapolsek Sidemen, AKP. I Wayan Gede Mudana saat dikonfirmasi, Kamis (29/9/2022) menerangkan, sapi yang hilang tersebut, masing - masing di TKP pertama milik Ni Nengah Sumiasih dan TKP ke dua milik I Ketut Manis.
Sampai akhirnya sapi - sapi tersebut diketahui hilang, awalnya pada Rabu pagi pemilik Sapi di TKP pertama, Nengah Sumiasih datang ke sawah untuk mencarikan satu ekor sapi betina miliknya pakan rumput.
Hanya saja, tiba di kandang, ia mendapati sudah tidak ada sapi di dalam kandangnya. Saat itu juga, Sumiasih langsung mencari di sekitar kandangnya, hingga akhirnya menemukan sapinya pada saluran irigasi dalam kondisi kaki kiri belakang patah.
Ketegangan kemudian berlanjut, sekitar 100 meter sebelah utara dari kadang Sumiasih, ternyata satu ekor sapi betina milik Ketut Manis juga didapati telah hilang. Upaya pencarian sempat dilakukan di sekitar lokasi namun tidak ditemukan.
"Hilangnya Sapi tersebut kuat dugaan ada unsur pencurian, satu Sapi ditemukan dalam kondisi patah kaki, itu kemungkinan sengaja ditinggalkan oleh pencurinya," ujar Mudana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 738 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 561 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan