Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Kurangi Kasus Rabies di Bali, Australia Sumbang 200 Ribu Vaksin
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dalam acara peringatan Hari Rabies Sedunia, Konsul Jenderal Australia di Bali, Anthea Griffin menyerahkan 200.000 vaksin rabies untuk anjing kepada Kasdi Subagyono, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Baturiti, Tabanan, Bali, Kamis, 29 September.
“Saya bangga bahwa kami dapat mendukung pekerjaan Kementerian Pertanian melalui penyediaan vaksin ini dan saya merasa terhormat dapat hadir untuk serah terima hari ini,” kata Ms Griffin.
Hari Rabies Sedunia tahun ini mengangkat tema ‘Satu Kesehatan, Nol Kematian’ atau 'One Health, Zero Deaths'. Hal ini mencerminkan pentingnya mengingat hubungan antara manusia dan hewan dan kesehatan lingkungan untuk mengurangi kematian akibat rabies dan penyakit lain yang menyebar dari hewan ke manusia.
Australia memiliki komitmen kuat untuk mendukung kepemimpinan Indonesia dalam pendekatan Satu Kesehatan yang telah menjadi tema penting kepresidenan G20 tahun ini.
Baca juga:
Australia Larang Impor Produk RI Ini
Pengendalian rabies adalah contoh utama perlunya pendekatan Satu Kesehatan, di mana kolaborasi antara sektor kesehatan, pertanian dan lingkungan sangat penting untuk menghentikan kematian akibat rabies pada anjing dan manusia.
Penyerahan vaksin rabies kepada Indonesia ini merupakan bagian dari dukungan Australia yang lebih luas untuk pemberantasan rabies di Bali. Dukungan ini diberikan melalui Kemitraan Australia Indonesia untuk Ketahanan Kesehatan (Australia Indonesia Health Security Partnership, AIHSP) yang bekerja sama dengan pemerintah, desa dan organisasi masyarakat untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang pencegahan dan pengendalian rabies.
Rabies merupakan masalah yang ada di seluruh Asia Tenggara dan dunia, sehingga mengakhiri kematian akibat rabies membutuhkan kerja sama antara organisasi regional dan global.
Australia bekerja dalam kemitraan dengan FAO, Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan Organisasi Kesehatan Hewan Dunia dan mendukung peran penting mereka dalam koordinasi regional.
Griffin menyimpulkan, melalui Kemitraan Australia Indonesia untuk Ketahanan Kesehatan (AIHSP), dan Pusat Ketahanan Kesehatan Indo-Pasifik, pihaknya akan terus bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan Kementerian Kesehatan Indonesia dan dengan Departemen Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Australia untuk mengurangi kematian akibat rabies di Bali menjadi nol.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3368 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1553 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 801 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan