Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Mobil Bawa BBM Kecelakaan, Pasutri Tewas Terpanggang
BERITABALI.COM, NTB.
Pasutri bernama Abdurrahman M Saleh (45 tahun) yang berprofesi sebagai PNS di Dinas Perhubungan Dompu, Nusa Tenggara Barat, dan istrinya Jubaidah (43 tahun) tewas terpanggang akibat mobil bak terbuka yang dikemudikan mengalami kecelakaan, Jumat (30/9).
Kecelakaan terjadi di Jalan Lintas Kempo-Calabai. Kendaraan tersebut membawa BBM jenis solar dan gas LPG mengalami kecelakaan saat menanjak di Desa Songgajah, Kecamatan Kempo.
Baca juga:
Viral Pasutri Diduga Menipu Jemaah Umrah
"Kendaraan mengalami rem blong dan jatuh ke jurang sedalam 100 meter. Solar dan LPG di kendaraan meledak dan membakar korban,” kata Kapolsek Kempo, Iptu Zuharis.
Saat terjatuh di jurang, para korban tidak dapat menyelamatkan diri. Gas LPG dan solar membakar kendaraan tersebut berserta dua korban. Polisi mengatakan proses evakuasi sempat terhambat karena kondisi kendaraan yang terbakar.
"Lambatnya evakuasi korban karena mobil tersebut masih dalam keadaan terbakar yang mana muatan tabung gas dan BBM jenis solar dan bensin masih bersama korban di TKP,” ujarnya.
Pasutri tewas meninggalkan tiga anak perempuan dan satu anak laki-laki. Salah satu anak korban masih berusia dua tahun.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4686 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2327 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan