Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Vespa di Gianyar Masuk Jurang, Korban Ditemukan Tewas
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kecelakaan terjadi di Jalan Batubulan Kangin, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Kamis (6/10) pukul 06.00 WITA.
Awalnya hanya ditemukan motor Vespa nopol DK 2668 KBE dalam keadaan jatuh di jurang. Esok harinya, Jumat (7/10) pukul 01.00 WITA, pengendara motor, I Putu Piter Ari Putra (17) warga Banjar/Desa Celuk, Kecamatan Sukawati ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Kejadian kecelakaan diketahui berawal dari penemuan sepeda motor milik korban yaitu satu unit sepeda motor Vespa warna kuning. Posisi motor jatuh di semak pinggir bendungan gang zebra, Jalan Batuyang, Banjar tangkeban, Desa Batubulan Kangin.
Kemudian, keluarga dan warga membantu pencarian korban. Lalu, kebetulan saksi hendak menutup saluran air dan menuju sungai di bawah. Saksi yang hendak menutup air melihat korban dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RS Ganesa.
Kepala Bidang Kedaruratan dan BPBD Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Presasta mengakui kejadian itu. Pihaknya sempat melakukan pencarian. Hingga akhirnya ada laporan dari warga mengenai temuan jenazah. “Korban di temukan pak di dekat penemuan jaket korban,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun