Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Rudal Rusia Kembali Hantam Permukiman Penduduk di Kyiv
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebuah ledakan menghantam permukiman penduduk di ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Kamis (13/10) pagi waktu setempat.
"Tim penyelamat sudah berada di lokasi," demikian menurut pemerintah via Telegram, seperti dikutip Reuters.
Namun, sejauh ini belum ada informasi lebih lanjut soal ledakan tersebut, termasuk dampak kerusakan dan jumlah korban. Rusia terus mengintensifkan serangan ke Ukraina usai jembatan yang menghubungkan Crimea dan Rusia hancur pada Sabtu lalu.
Kemudian pada Minggu, Presiden Rusia Vladimir Putin menuding Ukraina sebagai dalang. Ia juga meminta serangan besar-besaran ke negara yang diinvasinya.
Sehari kemudian, setidaknya 84 rudal meluncur ke Ukraina. Lalu pada Selasa, 18 rudal berhasil dicegat. Jika dihitung, ada 102 rudal meluncur ke Ukraina.
Imbas serangan itu 19 orang tewas, dan sejumlah wilayah di Ukraina tanpa listrik dan air. Menanggapi serangan masif Rusia, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meminta negara Barat mengirim sistem pertahanan udara untuk Ukraina.
Beberapa negara yang setuju di antaranya Amerika Serikat, Jerman, Inggris dan Prancis. Zelensky juga bersumpah akan membuat medan perang menjadi arena yang menyakitkan bagi musuh, dalam hal ini Rusia.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5410 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3449 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2284 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1070 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan