Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 30 September 2026
Cina Rekrut Puluhan Mantan Pilot Tempur Inggris
BERITABALI.COM, DUNIA.
Cina dilaporkan telah merekrut lusinan mantan pilot militer Inggris. Mereka dipekerjakan untuk mengajari angkatan bersenjata Cina cara mengalahkan pesawat tempur dan helikopter Barat saat hubungan keduanya tidak begitu baik.
Seorang pejabat mengatakan sekitar 30 mantan pilot jet cepat dan beberapa pilot helikopter akan mendapatkan gaji hingga 240 ribu pound atau setara Rp4,2 miliar setahun. Mereka saat ini sedang melatih pilot Cina yang merupakan anggota Tentara Pembebasan Rakyat.
"Beijing secara aktif berusaha untuk mempekerjakan lebih banyak lagi mantan pilot militer dan spesialis lainnya dari seluruh Angkatan Udara Kerajaan (RAF), Angkatan Laut Kerajaan dan Angkatan Darat Inggris beserta personel dari negara-negara barat lainnya," kata pejabat Barat dikutip Sky News, Selasa (18/10/2022).
"Cina menggunakan perekrut pihak ketiga, termasuk sebuah perusahaan yang berbasis di Afrika Selatan, untuk menargetkan personel."
Pejabat itu menyebut perusahaan itu sebagai Akademi Terbang Uji Afrika Selatan, meskipun menekankan bahwa itu tidak ada hubungannya dengan Pemerintah di Pretoria.
Ia pun menjelaskan bahwa dalam skema perekrutan, Cina mencari pilot dengan pengalaman panjang menerbangkan pesawat tempur Inggris dan NATO lainnya, termasuk jet tempur Typhoon dan Tornado dan jet lompat Harrier. Semua armada ini juga diketahui ditugaskan di Kapal Induk Inggris.
"Ini bukan melatih pilot Cina dengan jet Barat. Ini membutuhkan pengalaman hebat bagi pilot Barat untuk membantu mengembangkan taktik dan kemampuan angkatan udara militer Cina," tambahnya.
London pun disebut telah bereaksi dengan adanya laporan ini. Layanan Intelijen Pertahanan Kementerian Pertahanan pada hari Selasa mengeluarkan 'peringatan ancaman' kepada personel dan mantan personel militer terkait pendekatan dari militer negara lain.
Pejabat, yang tidak disebutkan namanya itu, kemudian menyebut hal ini telah menimbulkan 'ancaman bagi Inggris dan kepentingan Barat' serta dipandang dengan 'keprihatinan dan ketidaksetujuan' oleh pemerintah. Ia menyebut pejabat sedang membuat skema untuk menarik pilot-pilot itu.
"Semua mantan personel militer Inggris, yang telah menerima pekerjaan untuk melatih pilot militer Cina, hampir pasti meningkatkan pengetahuan dan kemampuan militer Cina," ujar pejabat itu.
"Kami mengambil langkah-langkah untuk mencegah pilot saat ini dan mantan direkrut, dan kami ingin menghindari persepsi apa pun oleh Cina bahwa keheningan kami sebelumnya tentang masalah ini disalahartikan sebagai penerimaan atau persetujuan kami atas kegiatan ini."(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8559 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5911 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3713 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2539 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar