Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Kecelakaan Balon Udara di Cappadocia Turki, Dua Turis Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Dua turis asal Spanyol tewas akibat kecelakaan balon udara di kawasan wisata Cappadocia, Turki, pada Selasa (18/10). Kantor Gubernur Provinsi Nevsehir, Turki, menyatakan bahwa kecelakaan itu terjadi setelah balon udara itu diterbangkan di Distrik Avanos menjelang matahari terbit.
Balon udara itu lalu jatuh sekitar pukul 8.50 waktu setempat karena udara tiba-tiba berangin.
"Saat pendaratan balon udara yang membawa 28 penumpang dan dua kru, dua warga Spanyol kehilangan nyawa, sementara tiga warga Spanyol lainnya terluka," demikian pernyataan kantor tersebut, seperti dikutip Reuters.
Kantor itu kemudian menyatakan bahwa penumpang yang terluka kini sedang menjalani perawatan di rumah sakit di kota tersebut. Menurut mereka, luka yang dialami para korban tak mengancam nyawa.
Balon udara sendiri merupakan salah satu aktivitas turis terpopuler di kawasan Cappadocia. Di sana, para turis dapat menikmati pemandangan desa dan hamparan batuan vulkanik lunak dari balon udara.
Dalam beberapa tahun belakangan, Turki mencatat sejumlah kecelakaan balon udara yang merenggut nyawa turis. Pada 2013, tiga turis Brasil tewas dan 22 orang lainnya terluka ketika dua balon udara bertabrakan.
Empat tahun kemudian, tepatnya 2017, seorang turis Denmark meninggal dunia ketika balon udara yang ia tumpangi jatuh karena angin kencang. Dulan setelah insiden itu, seorang diplomat Prancis meninggal dan beberapa orang lainnya terluka ketika balon udara mereka menabrak kabel listrik.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3810 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1756 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang