Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Ditinggal Pesawat dan Merugi, Ari Lasso Protes ke Batik Air
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Musisi Ari Lasso melayangkan protes ke Batik Air. Sebab, dia ditinggal pesawat maskapai tersebut saat hendak pulang ke Indonesia dari Singapura.
Protes mantan vokalis Dewa 19 ini disampaikan dalam sebuah video di akun Instagram miliknya. Ari Lasso mulanya menjelaskan kronologi bagaimana dia bisa ditinggal pesawat Batik Air.
"Halo temen-temen di Batik Air, Lion Group. Saya ditinggal pesawat Anda di Singapura, saya beli (tiket) bisnis pulang pergi. Ini pesawat saya semestinya (take off) 17.35, tapi kemudian mendapat WhatsApp di pagi hari bahwa pesawat saya diubah jadi 19.35," ujar Ari Lasso mengawali ceritanya dikutip Rabu (19/10/2022).
Ari Lasso dan timnya kemudian ikuti perubahan tersebut. Nyatanya, ketika mau naik pesawat yang dimaksud, dia diberitahu petugas bahwa itu bukan jadwal penerbangannya.
"Terus saya pindah ke gate satunya, (dibilang) 'your flight is already fly'," kata Ari Lasso.
Akibat kejadian tersebut, Ari Lasso alami kerugian. Sebab, dia harus beli beberapa tiket lagi dan kembali menginap di hotel.
"Dan yang terpenting besok saya harus ke Surabaya untuk manggung," kata Ari Lasso.
Lewat unggahan ini, Ari Lasso juga mengajak warganet untuk sama-sama 'mencolek' akun Instagram Batik Air. Tujuannya, agar ke depan berikan pelayanan yang lebih baik.
"Saya support, ini sebuah kritikan dari saya," ujar Ari Lasso.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2512 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun