Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Rafathar Spill Tarif Endorsenya, Bikin Natizen Terkejut
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Lahir dari pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina membuat Rafathar Malik Ahmad menjadi salah satu anak paling populer di Indonesia. Tak perlu mencari, proyek endorse dari berbagai brand malah bisa jadi sudah mengantre di belakang.
Padahal dalam banyak kesempatan, bocah berusia 7 tahun itu ingin pensiun sebagai artis dan memilih berada di belakang kamera.
Namun sepertinya niat Rafathar urung dilakukan. Belum lama ini, si ganteng yang akrab disapa Aa itu kedapatan nego harga untuk endorse!
Semua berawal ketika Rafathar yang tengah dicukur ditawari untuk melakukan iklan atau endorse sebuah produk makanan ringan.
"Mau, sama papa. Dibayar yah?" tanya Rafathar polos, yang potongan videonya dibagikan oleh akun TikTok inforansfc, ditulis Suara.com, Jumat (21/10/2022).
Ketika ditanya berapa harga bayarannya, Rafathar sempat mengalihkan tanggungjawab kepada sosok yang ia sebut Om Upi. Namun tak lama Rafathar menjawab mantap berapa harga bayarannya untuk melakukan sebuah endorsement.
"500 ribu," timpal kakak dari Rayyanza Malik Ahmad tersebut.
Sontak saja kolom komentar video tersebut banyak diisi oleh keheranan warganet. Mayoritas dari mereka terkejut dengan harga endorse Aa Rafathar.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2944 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2016 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun