Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
India Musnahkan 100 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Kedaluwarsa
BERITABALI.COM, DUNIA.
Produsen vaksin di India memusnahkan sebanyak 100 juta dosis vaksin COVID-19 yang telah kedaluwarsa, setelah sebelumnya menghentikan produksi vaksin pada bulan Desember tahun lalu.
Serum Institute of India (SII), yang merupakan produsen vaksin terbesar di dunia, mengatakan mereka terpaksa membuang hingga 100 juta dosis vaksin COVID-19 buatan mereka setelah kedaluwarsa.
Menurut BBC, perusahaan ini memproduksi versi lokal dari vaksin Vaxzevria buatan AstraZeneca, yang diberi nama Covishield. Vaksin ini sendiri menyumbang hingga 90 persen dari total dosis yang diberikan untuk warga India.
Meski demikian, SII berhenti memproduksi Covishield pada bulan Desember tahun lalu karena rendahnya permintaan, CEO Adar Poonawalla mengatakan pada hari Kamis (20/10).
"Vaksin booster tidak memiliki permintaan karena orang sekarang tampak muak dengan Covid," kata Poonawala kepada wartawan. "Jujur, saya juga muak. Kita semua [muak]."
Menurutnya, SII memiliki stok sekitar 100 juta dosis Covishield yang kedaluwarsa pada bulan September tahun ini.
"Ke depan, ketika orang mengambil vaksin flu setiap tahun, mereka mungkin turut mengambil vaksin COVID," ujar Poonawala. "Tapi di India, tidak ada budaya menerima vaksin flu setiap tahun seperti di Barat."
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, India telah memberikan lebih dari dua miliar dosis vaksin COVID-19, dan lebih dari 70 persen populasi di India telah mendapat setidaknya dua dosis.
Pada Januari 2022, India mulai memberikan dosis booster kepada petugas kesehatan dan petugas garis depan, serta warga berusia di atas 60 tahun yang memiliki penyakit penyerta. Booster kemudian diberikan ke semua orang dewasa.
Pada bulan Juli, dosis booster gratis diberikan kepada semua orang dewasa selama 75 hari untuk memperingati 75 tahun kemerdekaan India. Meski demikin, Kemenkes mengatakan baru sebanyak 298 juta dosis booster telah berhasil diberikan kepada warga di India.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan