Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
India Musnahkan 100 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Kedaluwarsa
BERITABALI.COM, DUNIA.
Produsen vaksin di India memusnahkan sebanyak 100 juta dosis vaksin COVID-19 yang telah kedaluwarsa, setelah sebelumnya menghentikan produksi vaksin pada bulan Desember tahun lalu.
Serum Institute of India (SII), yang merupakan produsen vaksin terbesar di dunia, mengatakan mereka terpaksa membuang hingga 100 juta dosis vaksin COVID-19 buatan mereka setelah kedaluwarsa.
Menurut BBC, perusahaan ini memproduksi versi lokal dari vaksin Vaxzevria buatan AstraZeneca, yang diberi nama Covishield. Vaksin ini sendiri menyumbang hingga 90 persen dari total dosis yang diberikan untuk warga India.
Meski demikian, SII berhenti memproduksi Covishield pada bulan Desember tahun lalu karena rendahnya permintaan, CEO Adar Poonawalla mengatakan pada hari Kamis (20/10).
"Vaksin booster tidak memiliki permintaan karena orang sekarang tampak muak dengan Covid," kata Poonawala kepada wartawan. "Jujur, saya juga muak. Kita semua [muak]."
Menurutnya, SII memiliki stok sekitar 100 juta dosis Covishield yang kedaluwarsa pada bulan September tahun ini.
"Ke depan, ketika orang mengambil vaksin flu setiap tahun, mereka mungkin turut mengambil vaksin COVID," ujar Poonawala. "Tapi di India, tidak ada budaya menerima vaksin flu setiap tahun seperti di Barat."
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, India telah memberikan lebih dari dua miliar dosis vaksin COVID-19, dan lebih dari 70 persen populasi di India telah mendapat setidaknya dua dosis.
Pada Januari 2022, India mulai memberikan dosis booster kepada petugas kesehatan dan petugas garis depan, serta warga berusia di atas 60 tahun yang memiliki penyakit penyerta. Booster kemudian diberikan ke semua orang dewasa.
Pada bulan Juli, dosis booster gratis diberikan kepada semua orang dewasa selama 75 hari untuk memperingati 75 tahun kemerdekaan India. Meski demikin, Kemenkes mengatakan baru sebanyak 298 juta dosis booster telah berhasil diberikan kepada warga di India.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3343 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 866 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan