Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Sejumlah Public Figure Terseret Kasus Robot Trading dengan Kerugian Rp28 Miliar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kasus robot trading kembali mencuat. Kali ini ada 230 orang korban yang sedang proses melaporkan 134 oknum untuk kasus robot trading Net89. Dari 134 orang, lima diantaranya ada publik figur. Mereka adalah Atta Halilintar, Mario Teguh, Kevin Aprilio, Ady Prakasa serta Taqy Malik.
"Hari ini kami membuat laporan polisi terkait dengan dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan," kata Zainul, pengacara korban saat ditemui di Mabes Polri, Rabu (26/10/2022).
Para publik figur tersebut diduga menerima aliran dana dari Reza Paten, pemilik robot trading Net89.
Selain lima orang tersebut, ada beberapa lainnya yang juga diduga terseret dalam kasus robot trading Net89. Mereka adalah 7 orang founder, 5 CEO, 37 orang terkait leadernya serta puluhan lain yang terkait dengan kasus ini.
Para korban pun tidak tahu keberadaan Reza Paten. Sehingga mereka perlu melaporkan kasus ini untuk mendapatkan keadilan atas kerugian investasi bodong tersebut.
"Kerugiannya berbeda-beda, ada yang Rp 1 juta hingga Rp 1,8 miliar. Totalnya Rp 28 miliar," terang Zainul Arifin.
Pengacara korban ini menambahkan, "Maka harapan kami ke mabes Polri untuk menjadi atensi."
Hanya saja hingga siang ini laporan dari para korban belum rampung di Mabes Polri. Zainul mengatakan, prosesnya memang memakan waktu berjam-jam.
"Tadi kami datang jam 9. Mudah-mudahan siang ini selesai," pungkasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan