Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Anak Hyun Bin dan Son Ye Jin Diperkirakan Lahiran Akhir Tahun Ini
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pasangan Hyun Bin dan Son Ye Jin mengumumkan jenis kelamin calon anak mereka. Hal ini diungkap oleh agensi Son Ye Jin pada Jumat (28/10/2022). Dia mengatakan bintang Crash Landing on You itu akan dikaruniai anak laki-laki.
"Anak Son Ye Jin dan Hyun Bin adalah laki-laki," katanya melansir dari Soompi.
Menurut sang agensi, Son Ye Jin akan melahirkan putranya itu akhir tahun ini.
"Bayinya akan lahir pada bulan Desember," ungkapnya.
Selebihnya, dia cuma menegaskan bahwa kondisi istri Hyun Bin ini baik-baik saja. Son Ye Jin juga tampak antusias menyambut kehadiran anak pertamanya.
"Son Ye Jin saat ini dalam kondisi kesehatan yang sangat baik. Dia dengan tenang mempersiapkan kelahiran," tuturnya.
Tidak menunggu lama, ucapan selamat langsung membanjiri sejoli tersebut.
"Wah ini laki-laki! Selamat buat Binjin Couple," tulis salah satu netizen.
"Ya ampun selamat. Tidak sabar menantikannya," imbuh lainnya.
"Calon keponakan segera lahir," tambah lainnya.
Seperti diketahui, Son Ye Jin dan Hyun Bin resmi menikah ada 31 Maret 2022. Pernikahan mereka menuai sorotan mengingat keduanya sempat menjadi pasangan dalam drama Crash Landing on You.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun