Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Kereta Api Misterius Meluncur dari Korut ke Rusia, AS Waswas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebuah kereta api menyeberang dari Korea Utara ke Rusia pada Jumat (4/11/2022), dua hari setelah Amerika Serikat (AS) mengatakan memiliki informasi yang menunjukkan Pyongyang secara diam-diam memasok Rusia dengan peluru artileri untuk perangnya di Ukraina.
The 38 North Project, yang memantau perkembangan Korea Utara, mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya pergerakan kereta api seperti itu diamati di rute itu dalam beberapa tahun, meskipun layanan dokter hewan Rusia melaporkan pada hari Rabu bahwa sebuah kereta api telah melintasi perbatasan ke Korea Utara dengan membawa kuda.
"Tidak mungkin untuk menentukan tujuan kereta dari citra, tetapi penyeberangan itu terjadi di tengah laporan penjualan senjata dari Korea Utara ke Rusia dan ekspektasi umum akan dimulainya kembali perdagangan antarkedua negara," kata 38 North, dikutip Reuters, Sabtu (5/11/2022).
Dikatakan Korea Utara menutup Jembatan Persahabatan Tumangang (Jembatan Persahabatan Korea-Rusia) sepanjang 800 meter, satu-satunya penghubung darat antarnegara, pada Februari 2020 selama pandemi Covid-19.
Laporan tersebut mengatakan bahwa pada pukul 10:24 pagi waktu setempat, tiga gerbong kereta tertutup terlihat di sisi perbatasan Korea, dan pada pukul 13:10 siang waktu setempat, tampaknya berada di Rusia di belakang lokomotif, sekitar 200 meter dari ujung jembatan kereta api.
Pukul 14:29, lokomotif dan tiga gerbong terlihat di jalur di Stasiun Khasan Rusia, sekitar 2 km dari perbatasan, dan tiga gerbong tertutup yang lebih kecil, atau kemungkinan kontainer di gerbong datar, diparkir di samping kereta yang baru tiba di sebuah trek yang berdekatan.
"Apakah pemindahan material sedang berlangsung tidak dapat ditentukan, dan lokasi yang diparkir dari rangkaian kereta ini mungkin tidak terkait," kata laporan itu.
Sebelumnya, Gedung Putih mengatakan Washington memiliki informasi yang menunjukkan Korea Utara secara diam-diam memasok Rusia dengan sejumlah peluru artileri "signifikan" untuk perangnya di Ukraina dan berusaha untuk mengaburkan pengiriman dengan menyalurkannya melalui negara-negara di Timur Tengah dan Afrika Utara.
Korea Utara mengatakan pada bulan September bahwa mereka tidak pernah memasok senjata atau amunisi ke Rusia dan tidak memiliki rencana untuk melakukannya.
Menurut pernyataan dari layanan hewan negara Rusia pada hari Rabu, Rusia dan Korea Utara memulai kembali perjalanan kereta api untuk pertama kalinya sejak pandemi dengan kargo 30 kuda "Orlov Trotter" ras abu-abu ke Korea Utara.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dikenal sebagai penunggang kuda yang tajam. Dia ditunjukkan pada tahun 2019 oleh media Korea Utara berjalan melalui salju gunung dengan menunggang kuda putih.
Data bea cukai Rusia menunjukkan Korea Utara telah menghabiskan ribuan dolar untuk membeli kuda ras asli dari Rusia pada tahun-tahun sebelumnya. (Sumber: CNBC Indonesia)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun