Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kapal Perang Penghancur KRI Fatahilah 361 Sandar di Pelabuhan Tanah Ampo

Rabu, 9 November 2022, 21:59 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Kapal Perang Penghancur KRI Fatahilah 361 Sandar di Pelabuhan Tanah Ampo.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

KRI Fatahilah 361, salah satu kapal perang yang diterjunkan dalam pengamanan VVIP KTT G20 di Bali milik TNI Angkatan Laut bersandar di Pelabuhan Tanah Ampo, Manggis, Karangasem, Rabu (9/11/2022). 

Jenis Kapal ini merupakan kapal perang perusak yang dimiliki oleh TNI Angkatan Laut dengan berat sekitar 1.500 ton buatan Belanda tahun 1979.

Komandan Kapal KRI Fatahilah 361, Letkol Laut. Wirasetya Haprabu kepada awak media di Pelabuhan Tanah Ampo menerangkan, KRI Fatahillah merupakan satu dari 12 KRI lainnya yang akan bertugas untuk mengamankan wilayah perairan Bali sebelum hingga dua hari setelah berlangsungnya KTT G20 di Bali. 

“Kami akan mengawasi Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI II) yang berada di dekat kawasan perairan Karangasem, jalur ini merupakan jalur pelayaran yang cukup padat," ujarnya. 

Dalam proses pengawasan, KRI Fatahilah 361 berikut 82 orang awak kapal tersebut akan memantau lalu lintas kapal-kapal yang melintas di jalur ALKI II meliputi pelayaran dari Laut Sulawesi melintasi Selat Makasar, Laut Flores, dan Selat Lombok ke Samudera Hindia.

Nantinya, pihaknya akan memastikan bahwa kapal yang melintas harus tetap berada pada jalurnya sesuai dengan aturan ALKI sesuai Unclos yakni kanan 25 Nautical Mile dan kiri 25 Nautical Mile.

"Sepanjang kapal - kapal itu menati aturan Unclos kami tidak akan melakukan pembatasan-pembatasan lainnya, namun jika ada kapal menerobos aturan tanpa informasi yang jelas, itulah yang akan kami atensi terkait maksud, tujuan dan kepentingannya untuk mengantisipasi potensi ancaman," jelasnya.

Sementara itu, untuk pengamanan Presidensi G20 di Bali yang akan berlangsung dari tanggal 15 hingga 17 November 2022, TNI AL juga menerjunkan 3.000 personel gabungan dari Koarmada I, II dan III serta Pasmar, dengan 12 KRI, 3 Unit Helikopter Panther dan 2 Unit Helikopter Bell.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami