Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 19 Agustus 2026
Bentrokan Mahasiswa Papua, Jero Bendesa Adat Renon Mengalami Luka-luka
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Jero Bendesa Adat Renon, I Wayan Suarta, mengaku bertanggung jawab menyusul gesekan antara mahasiswa asal Papua dengan kelompok masyarakat yang terjadi di Jalan Tukad Yeh Aya IX, Panjer, Renon, Denpasar, pada Rabu 16 November 2022 siang.
Ia pun memastikan sampai saat ini situasi di wilayahnya aman dan kondusif.
“Kami sebagai pimpinan Desa Adat Renon memastikan apa yang terjadi tadi, saat ini situasi sudah aman terkendali," ungkapnya ke para media, Rabu sore.
Wayan Suarta juga memastikan akan bertanggung jawab dengan keamanan dan memberikan perlindungan terhadap mahasiswa asal Papua yang tinggal di wilayah Desa Adat Renon, Denpasar.
“Kami terbuka terhadap siapapun yang datang ke wilayah kami dan tinggal di wilayah Desa Adat Renon. Kami berkomitmen untuk menyerahkan permasalahan ini kepada pihak berwajib (Kepolisian) untuk ditindak lanjuti,” bebernya.
Bersama dengan desa adat, pihaknya juga sudah melakukan mediasi dengan kedua belah pihak serta memberikan imbauan kepada warga khususnya di Desa Adat Renon agar tidak terprovokasi dan melakukan tindakan yang melanggar hukum dan menganggu keamanan.
“Kami juga menyampaikan apresiasi kepada aparat yang sudah melakukan pengamanan dan membantu desa adat,” ujar Jero Bendesa yang paska kejadian juga mengalami luka-luka pada kepala karena lemparan batu serta bagian pipi akibat terkena pukulan mahasiswa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4583 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2392 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2048 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1647 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1087 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun