Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Cerita Pengungsi Gempa Cianjur Terpaksa Bermukim di Pemakaman
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sejumlah korban gempa Cianjur di Kampung Rawa Cina, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur terpaksa mengungsi di area pemakaman umum. Dede Nuryati, selaku ketua RT setempat, bercerita bahwa lokasi itu memang sengaja dipilih lantaran tidak ada lagi lahan kosong di sekitar area yang dapat dijadikan tempat pengungsian.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, di sekitar lokasi pengungsian itu memang tidak ada lagi lokasi yang memadai untuk ditinggali sementara. Sedangkan mayoritas rumah penduduk di sana mengalami kerusakan yang cukup berat dan tak lagi bisa dihuni.
Atas dasar itulah, kata dia, warga secara mandiri langsung mendirikan tenda darurat di atas tanah pemakaman.
"Tidak ada lahan lagi, kecuali ini tempat pemakaman. Kalau mau di pinggir jalan, sebelahan sama jurang. Justru takut kalau ada gempa atau hujan besar," ujarnya.
Dede bersama sekitar 100 pengungsi lainnya terlihat saling berbagi, mengisi setiap sudut pemakaman. Tidak jarang nisan-nisan terlihat di dalam tenda pengungsi warga Kampung Rawa Cina.
Selain dipenuhi oleh pengungsi, area tersebut juga jadi tempat pemakaman korban tewas akibat gempa Cianjur beberapa waktu lalu. Menurut Dede, kurang lebih ada belasan warga yang telah dikebumikan pasca-gempa tersebut.
Dede sendiri mengaku takut harus bermukim sementara di atas area pemakaman. Namun, terbatasnya lokasi dan masih banyaknya gempa susulan membuat Dede dan para pengungsi lainnya tak punya opsi lain untuk bertahan.
"Takut ya takut, tapi mau bagaimana lagi, dijalani saja," tuturnya.
Saat ini, bantuan-bantuan logistik juga sudah mulai berdatangan ketimbang hari-hari sebelumnya. Fasilitas sanitasi untuk mandi cuci kakus juga telah disediakan.
Dede berharap kondisi bencana ini dapat segera berlalu dan masyarakat setempat dapat kembali memulai hidupnya lagi.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4553 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2359 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2014 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1619 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1061 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun