Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Menkes: Biaya Pasien Anak Gagal Ginjal Akut Dijamin Hingga Tuntas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengklaim pihaknya akan menjamin seluruh pembiayaan perawatan pasien Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) di Indonesia hingga tuntas. Hal itu mengingat sejumlah pasien GGAPA mengalami efek kerusakan jangka panjang pada organ lainnya.
"Memang yang diarahkan bapak Presiden adalah semua perawatannya akan kita tanggung. Jadi semua biaya perawatan dari pasien-pasien gagal ginjal itu. Iya [sampai tuntas]," kata Budi kepada wartawan di Kompleks DPR RI, Rabu (30/11).
Terpisah, Keluarga pasien GGAPA di Indonesia mendesak agar Kementerian Kesehatan tidak menggampangkan penanganan kasus GGAPA dan memberikan anggapan bahwa kasus ini telah selesai. Hal itu menurutnya telah menyakiti perasaan banyak korban.
Tey David Sulu yang merupakan ayah dari pasien GGAPA, Alvaro (4 tahun) mengatakan dampak psikologis yang dialami para keluarga korban cukup serius, sebab sejumlah pasien mengalami kerusakan organ lain seperti paru-paru hingga saraf.
"Itu untuk Kemenkes juga, saya sebagai pribadi dan mewakili semua korban anak-anak GGAPA ini, tolong lihat kami. Jangan dibikin masalah kasus ini sudah selesai, redup. Ternyata di lapangan beda, enggak sesuai data-data mungkin di Kemenkes," kata David di kawasan Jakarta Selatan.
David kemudian menceritakan kondisi anaknya, Alvaro yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Dr Cipto Mangunkusumo atau RSCM Jakarta.
Ia menuturkan, kondisi terkini Alvaro sudah sadar, namun dia tidak mengenal orang tuanya dan hanya lingkungannya saja yang dikenal. Selain itu, Alvaro harus menggunakan trakeostomi sebagai alat bantu pernapasan.
Tak hanya Alvaro, Shenna (4,5 tahun) juga mengalami perburukan kondisi. Desi Permatasari yang merupakan ibu dari Shenna menceritakan bahwa buah hatinya saat ini sudah dalam keadaan sadar namun kaki dan tangannya tidak bisa digerakkan, selain itu matanya sudah tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3823 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1767 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang