Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Dorong Digitalisasi Wujudkan Tata Kelola Kepegawaian di Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Tata kelola kepegawaian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng wajib adaptif guna mengakomodasi pemberdayaan aparatur sipil negara dan reformasi birokrasi.
Demikian terungkap dalam sambutan Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana saat mengisi kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terkait Pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengundang Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia se-Bali, bertempat di Sunari Beach Resort, Jumat, (2/12).
Melalui sambutannya, Lihadnyana menjelaskan tujuan transformasi tersebut merupakan meningkatkan kinerja organisasi perangkat daerah untuk tidak pernah berhenti membuat gebrakan baru dan inovasi, dan diharapkan layanan kepegawaian diarahkan menjadi digitalisasi, sehingga makin mempercepat pelayanan kita ke pegawai output dari hal tersebut yaitu eviden dan transparansinya jelas.
Lebih lanjut, Pj Lihadnyana menjelaskan Pemkab Buleleng yang baru ini meraih indeks sistem merit dengan predikat sangat baik oleh Komisi Aparatur Sipil Negara. Sistem merit sendiri merupakan kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi dan kinerja yang diberlakukan secara adil.
Ini merupakan bukti Pemkab Buleleng berkomitmen dalam membentuk ASN yang berkualitas dan berintegritas.
"Mari kita kedepan perkuat kekeluargaan kita, selaku BKPSDM yang mengurus ASN dalam menjalankan programmnya,"pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 1199 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1130 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 898 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 821 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 569 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun