Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Dorong Digitalisasi Wujudkan Tata Kelola Kepegawaian di Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Tata kelola kepegawaian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng wajib adaptif guna mengakomodasi pemberdayaan aparatur sipil negara dan reformasi birokrasi.
Demikian terungkap dalam sambutan Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana saat mengisi kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terkait Pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengundang Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia se-Bali, bertempat di Sunari Beach Resort, Jumat, (2/12).
Melalui sambutannya, Lihadnyana menjelaskan tujuan transformasi tersebut merupakan meningkatkan kinerja organisasi perangkat daerah untuk tidak pernah berhenti membuat gebrakan baru dan inovasi, dan diharapkan layanan kepegawaian diarahkan menjadi digitalisasi, sehingga makin mempercepat pelayanan kita ke pegawai output dari hal tersebut yaitu eviden dan transparansinya jelas.
Lebih lanjut, Pj Lihadnyana menjelaskan Pemkab Buleleng yang baru ini meraih indeks sistem merit dengan predikat sangat baik oleh Komisi Aparatur Sipil Negara. Sistem merit sendiri merupakan kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi dan kinerja yang diberlakukan secara adil.
Ini merupakan bukti Pemkab Buleleng berkomitmen dalam membentuk ASN yang berkualitas dan berintegritas.
"Mari kita kedepan perkuat kekeluargaan kita, selaku BKPSDM yang mengurus ASN dalam menjalankan programmnya,"pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1477 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1112 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 958 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 852 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik