Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Empat Anak di Jembrana Diduga Terkena Gigitan Anjing Rabies
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kasus gigitan anjing rabies kembali terjadi di Kabupaten Jembrana, kasus gigitan anjing diduga rabies terjadi di wilayah Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Sabtu (03/12/2022).
Dari keterangan Lurah Gilimanuk Kecamatan Melaya, Jembrana Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, ada 4 korban anak-anak yang digigit anjing dalam waktu yang berbeda. Luka yang dialami berupa gigitan dan cakaran. Koran yang digigit anjing kemudian diberikan VAR.
“Para korban ini sebagian besar anak anak berusia 10 tahun, saat itu para korban sedang bermain di rumah pemilik anjing yang diduga terjangkit rabies,” jelasnya, Minggu (04/12/2022).
Peristiwa adanya gigitan anjing diduga rabies tersebut, kemudian dilaporkan ke dinas terkait lalu keempat korban kemudian dibaa ke puskesmas setempat untuk mendapatkan penanganan. Setelah menggigit anjing tersebut diketahui langsung mati.
Sementara Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Viteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian dan Pangan I ayan Widarsa mengatakan, saat kejadian pihaknya tidak menerma laporan. Namun atas informasi tersebut, petugas di Kecamatan langsung bertindak dan mengambil sampel otak anjing yang mati mendadak setelah menggigit para korban.
“Ya kami memang belum mendapatkan laporan resmi, namun mendengar adanya kasus gigitan di Gilimanuk, petugas yang ada kecamatan mengambil sampel otak anjing tersebut untuk dikirim ke Balai Viteriner dan menunggu hasil labnya,” kata Widarsa saat dikonfirmasi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3814 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1760 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang