Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Kisah Pekak Kicen, Lansia Hidup Sebatang Kara Hanya Andalkan Bantuan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Di Banjar Suwat Kaja, Desa Suwat, Kecamatan Gianyar hidup seorang kakek atau pekak bernama pekak Kicen. Di usia menginjak 80 tahun, dia hidup sebatang kara dengan kondisi yang sudah renta.
Kakek ditinggal meninggal dunia oleh istrinya. Sedangkan, dia tidak punya anak. “Saya tidak punya anak. Dulu kerja ke sawah,” ujar dia.
Dengan usia senja, pekak tidak mampu menjadi petani di sawah. Ditambah sakit-sakitan tidak bisa jalan karena rematik. Sebagai petani, tidak banyak uang yang diperoleh Kicen.
Saat ini sekadar makan sehari-hari pekak Kicen mengandalkan bantuan pemerintah dan juga kebaikan para tetangganya yang bisa memberikan sedikit. Baik itu berupa beras maupun makanan.
Dia sama sekali tidak bisa beraktivitas, hanya bisa diam di rumah beliau yang sangat sederhana. “Saya masak sendiri. Makanan kadang yang membawakan, kasih beras, telur,” ujarnya.
Dia berterima kasih atas kepedulian para kerabat yang rela menyisihkan sedikit untuk keperluannya sehari-hari. “Terima kasih sudah dibantu,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8117 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5669 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3545 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2396 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan