Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pria Juga Bisa 'Menopause Dini', Ini Lima Gejala Yang Patut Diwaspadai
beritabali.com/cnnindonesia.com/Pria Juga Bisa 'Menopause Dini', Ini Lima Gejala Yang Patut Diwaspadai
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menopause tak cuma terjadi pada wanita, tapi juga pria. Simak beberapa ciri-ciri menopause pada pria yang perlu diwaspadai.
Menopause pada pria dikenal dengan istilah andropause. Kondisi ini terjadi saat kadar testosteron mulai mengalami penurunan.
Menukil laman Mayo Clinic, kadar testosteron kebanyakan pria memuncak pada masa remaja dan dewasa awal. Setelah usia 30-40 tahun, kadar testosteron akan terus menyusut sekitar 1 persen per tahun.
Lebih cepat dari itu, berarti Anda mengalami menopause dini. Pada dasarnya, menopause pada pria sedikit berbeda dengan yang biasa terjadi pada wanita.
Pada wanita, menopause adalah bagian alami dari penuaan. Namun, hal yang sama tidak berlaku pada menopause pria. Pasalnya, tak semua pria berusia dewasa tua mengalami penurunan kadar testosteron yang signifikan.
Selain itu, menopause pada wanita terjadi dalam waktu cukup cepat. Sementara pada pria, penurunan kadar testosteron bisa terjadi selama beberapa dekade.
Gejala Menopause Dini pada Pria
Pergeseran hormonal ini dapat menyebabkan perubahan fisik, emosional, dan kognitif. Berikut beberapa gejala menopause dini pada pria, baik secara fisik maupun psikis, mengutip Healthline.
1. Gairah menurun
Testosteron memainkan peran penting dalam menjaga gairah seksual. Jika gairah Anda menurun dari biasa, maka bisa jadi Anda sedang mengalami penurunan kadar testosteron.
Hati-hati, rendahnya kadar testosteron juga bisa menyebabkan disfungsi ereksi.
2. Depresi
Testosteron turut mengatur suasana hari. Dengan itu, tak menutup kemungkinan rendahnya testosteron memicu suasana hati yang negatif seperti depresi.
Gejala umum depresi antara lain perasaan sedih, hampa, cemas, mudah tersinggung, dan sering marah.
3. Loyo
Testosteron membantu tubuh mempertahankan tingkat energi tetap pria. Bukan tak mungkin jika andropause bisa membuat Anda merasa lebih lelah dari biasanya.
4. Insomnia
Rendahnya kadar testosteron juga bisa menyebabkan masalah pada tidur. Testosteron memainkan peran penting dalam mengatur pola tidur.
5. Perut buncit
Kelebihan lemak perut bisa jadi salah satu penyebab dan efek rendahnya kadar testosteron. Testosteron membantu memperlambat penumpukan lemak di perut. Jika kadar testosteron menurun, Anda mungkin mengalami penumpukan lemak yang lebih besar di sekitar perut.
Selain itu, ada juga beberapa gejala menopause dini pada pria lainnya. Berikut di antaranya:
- pembesaran payudara,
- rasa percaya diri menurun,
- pelupa atau sulit mengingat sesuatu,
- mudah gugup,
- bulu atau rambut tubuh yang berkurang atau lebih tipis.
(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan