Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Pria Juga Bisa 'Menopause Dini', Ini Lima Gejala Yang Patut Diwaspadai
beritabali.com/cnnindonesia.com/Pria Juga Bisa 'Menopause Dini', Ini Lima Gejala Yang Patut Diwaspadai
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menopause tak cuma terjadi pada wanita, tapi juga pria. Simak beberapa ciri-ciri menopause pada pria yang perlu diwaspadai.
Menopause pada pria dikenal dengan istilah andropause. Kondisi ini terjadi saat kadar testosteron mulai mengalami penurunan.
Menukil laman Mayo Clinic, kadar testosteron kebanyakan pria memuncak pada masa remaja dan dewasa awal. Setelah usia 30-40 tahun, kadar testosteron akan terus menyusut sekitar 1 persen per tahun.
Lebih cepat dari itu, berarti Anda mengalami menopause dini. Pada dasarnya, menopause pada pria sedikit berbeda dengan yang biasa terjadi pada wanita.
Pada wanita, menopause adalah bagian alami dari penuaan. Namun, hal yang sama tidak berlaku pada menopause pria. Pasalnya, tak semua pria berusia dewasa tua mengalami penurunan kadar testosteron yang signifikan.
Selain itu, menopause pada wanita terjadi dalam waktu cukup cepat. Sementara pada pria, penurunan kadar testosteron bisa terjadi selama beberapa dekade.
Gejala Menopause Dini pada Pria
Pergeseran hormonal ini dapat menyebabkan perubahan fisik, emosional, dan kognitif. Berikut beberapa gejala menopause dini pada pria, baik secara fisik maupun psikis, mengutip Healthline.
1. Gairah menurun
Testosteron memainkan peran penting dalam menjaga gairah seksual. Jika gairah Anda menurun dari biasa, maka bisa jadi Anda sedang mengalami penurunan kadar testosteron.
Hati-hati, rendahnya kadar testosteron juga bisa menyebabkan disfungsi ereksi.
2. Depresi
Testosteron turut mengatur suasana hari. Dengan itu, tak menutup kemungkinan rendahnya testosteron memicu suasana hati yang negatif seperti depresi.
Gejala umum depresi antara lain perasaan sedih, hampa, cemas, mudah tersinggung, dan sering marah.
3. Loyo
Testosteron membantu tubuh mempertahankan tingkat energi tetap pria. Bukan tak mungkin jika andropause bisa membuat Anda merasa lebih lelah dari biasanya.
4. Insomnia
Rendahnya kadar testosteron juga bisa menyebabkan masalah pada tidur. Testosteron memainkan peran penting dalam mengatur pola tidur.
5. Perut buncit
Kelebihan lemak perut bisa jadi salah satu penyebab dan efek rendahnya kadar testosteron. Testosteron membantu memperlambat penumpukan lemak di perut. Jika kadar testosteron menurun, Anda mungkin mengalami penumpukan lemak yang lebih besar di sekitar perut.
Selain itu, ada juga beberapa gejala menopause dini pada pria lainnya. Berikut di antaranya:
- pembesaran payudara,
- rasa percaya diri menurun,
- pelupa atau sulit mengingat sesuatu,
- mudah gugup,
- bulu atau rambut tubuh yang berkurang atau lebih tipis.
(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1980 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun