Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Di Ambang Perang Baru, NATO Gelar Latihan Militer di Kosovo
BERITABALI.COM, DUNIA.
Misi NATO di Kosovo mengumumkan bahwa aliansi tersebut akan mengadakan latihan militer taktis dalam beberapa hari mendatang. Pengumuman itu muncul di tengah ketegangan antara pemerintah Kosovo yang didukung Barat dan minoritas Serbia di provinsi itu. Pasukan Kosovo (KFOR) akan melakukan latihan militer reguler di dekat pangkalannya di Novo Selo.
"Latihan ini bertujuan untuk melatih unit KFOR untuk menjamin kebebasan bergerak dalam situasi tanggap krisis & akan terdiri [dari] serangkaian simulasi taktis & aktivitas logistik," misi tersebut mengumumkan melalui akun Twitter-nya, dikutip Senin (18/12/2022).
Adapun, "kebebasan bergerak" mungkin mengacu pada penghapusan barikade, yang didirikan minoritas Serbia Kosovo di sekitar komunitas mereka awal bulan ini untuk melindungi dari serbuan pasukan keamanan provinsi mayoritas Albania.
DIlansir Russia Today, barikade berdiri setelah polisi Kosovo menangkap seorang perwira Serbia pekan lalu, menuduhnya menyerang salah satu patroli mereka. Saat ketegangan antara Pristina dan Beograd berkobar, pejabat etnis Albania menggantikan rekan mereka dari Serbia di Mitrovica Utara, kotamadya mayoritas Serbia terbesar di utara Kosovo.
Sebelumnya, semua anggota partai Serb List, yang menikmati kemenangan telak dalam pemilu, mengundurkan diri dari jabatan mereka sebagai protes atas rencana Pristina yang sekarang sudah tidak berlaku untuk melarang plat nomor Serbia di Kosovo.
Pada Kamis, Presiden Serbia Aleksandar Vucic meminta izin KFOR untuk mengerahkan hingga 1.000 tentara dan petugas polisi Serbia di Kosovo, seperti yang berhak dilakukan berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1244.
Resolusi ini, yang mengakhiri kampanye pengeboman NATO di bekas Yugoslavia pada tahun 1999, mengizinkan Beograd mengirim personel militer dan polisinya ke Kosovo dalam situasi tertentu, termasuk jika "kehidupan yang damai dan normal" penduduknya di sana terancam.
Baca juga:
Truk Tangki BBM Meledak, 19 Orang Tewas
Meskipun KFOR belum menanggapi permintaan Vucic, KFOR mengatakan "sedang mengevaluasi" proposal tersebut. Sementara itu, KFOR mengumumkan perluasan penempatannya sendiri di Kosovo utara pada hari Sabtu.
Kosovo, yang secara sepihak mendeklarasikan kemerdekaan dari Serbia pada 2008, diduduki pasukan NATO sejak 1999.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6001 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4682 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2660 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2323 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2238 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan