Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
BMKG Keluarkan Rilis Peringatan Cuaca Buruk Terkait Siklon 90S di Laut Timor
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Adanya bibit siklon tropis 90S yang muncul di sekitar Laut Timor memberikan dampak terhadap kondisi cuaca di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Maka itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat.
"Terdapat bibit siklon tropis 90S tumbuh di sekitar Laut Timor yang berpotensi memberikan dampak terhadap kondisi cuaca di NTT," kata Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang Agung Sudiono Abadi ketika dikonfirmasi di Kupang, Rabu (21/12/2022).
Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan peringatan dini cuaca di wilayah NTT yang berlaku selama 21-23 Desember.
Agung menjelaskan berdasarkan analisis pemodelan cuaca hingga 72 jam ke depan, menunjukkan sistem ini akan terus bertahan dengan tumbuh secara perlahan.
Potensi bibit siklon tropis 90S untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam , kata dia, masih rendah seiring pergerakannya ke arah tenggara-selatan. menjauhi wilayah Indonesia.
Agung menjelaskan dampak tidak langsung kemunculan bibit siklon terhadap kondisi cuaca di wilayah NTT berupa hujan sedang hingga deras yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Oleh karena itu, masyarakat di NTT perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak hujan dan angin yang dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan sambaran petir.
"Waspadai melintasi jalanan yang licin dan juga pohon-pohon rapuh yang mudah tumbang dan dapat mengancam keselamatan warga sekitar," katanya.
Agung mengatakan, masyarakat yang bermukim di daerah topografi curam atau tebing agar lebih waspada terhadap potensi longsor dan banjir bandang saat terjadi hujan dengan durasi yang panjang.
"Langkah mitigasi seperti membersihkan saluran air atau got, memangkas pohon yang rapuh, dan lainnya penting dilakukan untuk meminimalisir risiko dampak cuaca," katanya. (sumber: Suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5956 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2297 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan