Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 22 September 2026
Hindari Empat Jenis Makanan Ini Untuk Cegah Kolesterol Saat Natal
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Dalam hitungan hari, liburan Natal dan Tahun Baru akan segera tiba. Sebagian besar orang merayakan libur akhir tahun tersebut dengan orang-orang terdekat, salah satunya adalah dengan makan besar bersama.
Namun, di balik kegembiraan tersebut ada hal yang tetap harus diwaspadai, yaitu kolesterol. Sebab, kolesterol adalah salah satu kondisi yang banyak menderita orang-orang setelah liburan Natal dan Tahun Baru akibat pola makan yang tidak terkontrol.
Dilansir dari Harvard T.H. Chan, sebuah studi baru yang dilakukan oleh para peneliti Denmark menyatakan bahwa sembilan dari sepuluh orang mengalami tingkat kolesterol jahat atau LDL yang sangat tinggi selama minggu pertama bulan Januari, yaitu persis setelah perayaan akhir tahun.
Lantas, apa saja jenis makanan yang harus dihindari untuk mencegah kolesterol saat perayaan Natal dan Tahun Baru? Berikut rangkumannya dilansir dari Healthline.
1. Makanan yang Digoreng
Makanan yang digoreng sangat mengandung kolesterol tinggi sehingga harus dihindari sebisa mungkin. Sebab, makanan ini memiliki kalori dan kandungan trans lemak yang tinggi sehingga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, obesitas, dan diabetes.
2. Makanan Cepat Saji
Makanan cepat saji memiliki kadar kolesterol yang tinggi sehingga berisiko tinggi menyebabkan berbagai kondisi kronis, seperti penyakit jantung, obesitas, dan diabetes.
Dikutip dari Healthline, seseorang yang sering mengonsumsi makanan cepat saji cenderung memiliki kadar kolesterol yang lebih tinggi, lemak perut lebih banyak, tingkat peradangan lebih tinggi, dan gula darah terganggu.
3. Daging Olahan
Daging olahan, seperti sosis, bacon, hingga nugget merupakan makanan berkolesterol tinggi yang harus dibatasi ketika merayakan Natal dan Tahun Baru. Sebab, terlalu banyak mengonsumsi daging olahan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan kanker usus besar.
Dalam sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 614 ribu peserta menunjukkan bahwa 50 gram porsi daging olahan per hari meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 42 persen.
4. Makanan Manis
Makanan manis adalah salah satu makanan terpopuler saat merayakan Natal dan Tahun Baru. Beragam makanan manis, seperti kue kering, es krim, permen, hingga kue basah pasti menjadi salah satu hidangan utama dan incaran hampir setiap orang.
Namun, terlalu banyak mengonsumsi makanan manis dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, kolesterol, hingga kanker. Terlebih, makanan manis sering kali tidak mengandung nutrisi baik untuk tubuh, seperti vitamin, mineral, protein, dan lemak sehat.
Meskipun demikian, masih terdapat sejumlah makanan dengan kadar kolesterol yang cukup tinggi namun baik untuk dimakan asalkan tidak berlebihan, yaitu.
- Telur
- Keju
- Kerang
- Daging Merah
- Jeroan
- Sarden
- Yogurt
(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8254 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5709 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3564 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2409 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar