Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Kondisi Terakhir Dua Kapal Terbakar di Perairan Pengambengan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pasca-kebakaran dua kapal pengangkut ikan di barat Pelabuhan Ikan Desa Pengambengan Kecamatan Negara pada Selasa (20/12/2022) lalu, akhirnya bisa ditarik ke pinggir. Kondisi kapal tersebut ludes terbakar.
Dari pantauan Kamis (22/12/2022) dua kapal nahas tersebut masih terdapat api namun kecil di beberapa bagian kapal. Sedangkan salah satu kapal yang terbakar sebagian sudah tenggelam.
Pemadaman sisa sisa terbakar masih terus dilakukan oleh ABK dibantu warga dan nelayan setempat. Tohak (55) seorang nelayan mengatakan, api masih saja bisa membakar beberapa bagian kapal karena lapisan kapal terbuat dari bahan yang mudah terbakar
"Berlapis kalau kapal ini, selain fiber, ada kayu serta sterofoam juga, jadi api masih terus menyala meski diguyur hujan kemarin," jelas Tohak.
Terkait dengan peristiwa kapal terbakar ini, Kepala Cabang PT Cilacap Samudra Fishing Tahir Hadad mengatakan, sebelumnya ada 3 kapal yang diduga terbakar, tetapi ternyata hanya 2 yang terbakar yang satunya berhasil dijauhkan.
"Memang yang kemarin terlihat Kapal Maluku dan TF 8 sempat menempel, namun kapal TF 8 berhasil dijauhkan jadi tidak sampai terbakar semua, jadi hanya kapal Maluku yang ludes terbakar," ujar Tahir.
Sementara Kapal Bina Sentosa yang sempat tidak terlihat dan diduga tenggelam ternyata ada dan bisa ditarik ke batu pemecah ombak PPN Pengambengan untuk dipadamkan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1418 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1076 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 919 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 813 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik