Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Banjir Rob Terjang Kepulauan Spermonde, 30 Rumah Rusak
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Banjir Rob melanda sejumlah pulau di Kepulauan Spermonde yang berada di laut sebelah barat Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Lurah Pulau Kodingareng, Ronny Catur Prabowo, mengatakan ada sekitar 30 unit rumah rusak.
"Rumah yang rusak akibat hantaman gelombang tadi ada lebih 30 rumah. Termasuk beberapa rumah yang hilang atapnya karena angin kencang, ketinggian rob kurang lebih satu meter lebih, karena sampai di jalanan," kata Ronny, Minggu (25/12).
Ia menyebutkan pulau yang terdampak banjir rob antara lain Pulau Kodingareng, Lae-lae, Barrang Lompo dan Barrang Ca'di. Gelombang air laut mencapai hingga 2 meter menghantam pesisir pulau sejak Sabtu (24/12) sore hingga malam.
Tak hanya rumah, sejumlah fasilitas umum seperti bangunan tergenang air laut dengan ketinggian mencapai satu meter.
Nelayan setempat pun sementara dilarang mencari ikan di laut. Kapal motor yang biasa mengangkut penumpang untuk menyeberang pulau juga dilarang beroperasi.
"Kami berharap ada bantuan dari dinas terkait. Dan terkait larangan masalah penyeberangan kapal-kapal penumpang, kami larang berlayar, termasuk nelayan yang mau turun ke laut juga tidak boleh," ujarnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4524 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2340 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1986 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1604 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1045 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun