Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Air di Banjar Pasdalem Gianyar Macet, PDAM Terjunkan Mobil Tangki
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Masyarakat Banjar Pasdalem, Kelurahan Gianyar tidak kebagian air Tirta Sanjiwani (PDAM) pada Sabtu pagi (7/1). Sebab, ada kerusakan pada MAP Gigit. Untuk penanggulangan, warga memperoleh bantuan mobil tangki air.
Humas Perumda Tirta Sanjiwani, Desa Nyoman Mahayoni menyatakan telah mengambil langkah-langkah perbaikan di MAP Gigit sejak Sabtu pagi hari.
“Satu, menyisir jaringan pipa yang tertimpa tanah longsor, dua, penanganan perbaikan kebocoran yang memerlukan waktu karena medan pipa yang terkena longsor agak sulit,” jelasnya.
Ketiga, proses penyambungan pipa di pipa transmisi Gigit. “Empat, berupaya terus agar segera pelayanan ke masyarakat pelanggan segera normal kembali,” jelasnya.
Upaya kelima, karena membutuhkan waktu lama dalam perbaikan jaringan di MAP Gigit, maka pelayanan untuk sementara pada daerah yg terdampak lingkungan Pasdalem, Abianbase Jalan Dipta dapat melalui layanan mobil tangki.
“Diupayakan dibantu suplay dari zona lain,” jelasnya.
Kerusakan pipa Gigit, kata Desak, karena terkena longsor di MAP Gigit pada Sabtu siang (7/1) sudah selesai penanganan perbaikannya.
“Dan sekarang tahap normalisasi pelayanan, dan semoga air bisa secepatnya mengalir ke pelanggan,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3237 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1298 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 914 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 831 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 670 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun