Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Pesan dari Seniman Pembuat Barong dari Bahan Bekas untuk Ngelawang
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Seniman daur ulang atau recycle I Gusti Lanang Mantra kembali membuat satu karya unik bertepatan dengan hari raya Galungan dan Kuningan.
Kali ini ia membuat karya berupa Barong Ket yang terbuat dari bahan bekas seperti plastik bekas, kain bekas dan berbagai bahan bekas lainnya.
Baca juga:
Tradisi Ngelawang Barong Isi Liburan Sekolah
Barong tersebut bahkan telah ditarikan dalam tradisi "ngelawang" keliling Desa oleh anak-anak sanggar binaannya.
"Kemarin dan hari ini dipakai ngelawang oleh anak-anak sanggar seni binaan kami berikut dengan gambelannya," ujar pria asal Banjar Menanga Kawan, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem itu, Minggu (15/1/2023).
Ia mengatakan, ada pesan di balik dibuatnya replika "Barong Ket" tersebut, sambil dipergunakan untuk ngelawang sebagai tradisi juga untuk mengampanyekan kepada masyarakat agar peduli terhadap lingkungan terutama masalah sampah plastik.
"Di balik karya ajik, kita ingin menyadarkan masyarakat tentang lingkungan khususnya mengenai sampah plastik ini," imbuhnya.
Dalam proses pembuatannya, ide untuk membuat replika Barong Ket dari bahan bekas tersebut muncul dua hari sebelum hari raya Galungan. Namun karena berbagai kesibukan akhirnya replika Barong baru selesai menjelang Hari Raya Kuningan dan langsung dipergunakan untuk ngelawang keliling Desa setempat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1534 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1155 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1005 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 883 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah