Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Satpol PP Akhirnya Turun Tertibkan Produsen Arak Gula di Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Keluhan perajin arak tradisional tentang maraknya peredaran arak gula di Karangasem akhirnya mendapat respon dari aparat terkait.
Setelah sempat diberitakan sebelumnya, hari ini, Kamis (26/1/2023) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi bersama Kabupaten Karangasem turun melakukan penertiban produsen arak gula.
Kali ini tim berhasil menertibkan dua produsen arak gula yang ada di wilayah Banjar Dinas Telun Wayah Betenan, Desa Sidemen dan Banjar Dinas Delod Yeh, Desa Talibeng, Kecamatan Sidemen, Karangasem.
Dari dua lokasi tersebut tim menemukan ratusan liter arak fermentasi berbahan dasar gula dan air. Seluruh arak yang ditemukan langsung disita oleh petugas.
"Kita turun mendampingi Provinsi, tadi kita tertibkan dua produsen arak gula di wilayah Sidemen, bisa dikatakan kedua produsen ini adalah produsen terbesar yang ada di Sidemen," terang Kasatpol PP Karangasem, I Ketut Artha SedanaSedana saat dikonfirmasi.
Selain di wilayah Sidemen, dalam waktu dekat ini pihaknya mengaku akan turun kembali untuk melaksanakan penertiban produsen arak gula bersama Satpol PP Provinsi Bali di wilayah Kabupaten Karangasem.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3886 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2843 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2042 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1992 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun