Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Pria Hilang Diduga Terseret Ombak Saat Mencari Kerang
BERITABALI.COM, NTB.
Jumene (33 tahun) pria asal Dusun Sangi, Desa Bangket Parek, Kecamatan Pujut dilaporkan hilang oleh keluarganya karena diduga terseret ombak saat mencari kerang laut di Pantai Mawun, Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (27/1).
Atas laporan tersebut Kantor SAR Mataram menggerakan satu tim Rescuer menuju lokasi kejadian.
"Kami segera melaksanakan pencarian di lokasi dengan menggerakan satu Tim Rescuer dari Pos Siaga SAR Mandalika menggunakan perahu karet" ucap Muhdar, PLT Kepala Kantor SAR Mataram.
Sebelumnya korban Jumene berangkat berenam menuju Pantai Mawun untuk mencari kerang laut dari pukul 06.00 WITA. Bersama empat orang termasuk korban turun ke laut, dan dua orang lainnya menunggu di tepi pantai.
Setelah beberapa saat, saudara korban terjatuh ke laut, kemudian diselamatkan oleh dua orang lainnya. Namun korban tidak terlihat ikut membantu menolong saudaranya yang terjatuh. Sejak insiden tersebut keluarga mulai mencari korban dari area bukit hingga jalur menuju pulang.
Kemudian pada pukul 11.50 WITA Kades Bangket Parak melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Mataram. Tim SAR dari Pos Siaga SAR Kuta Mandalika ikut bergabung dengan Kepolisian, TNI dan masyarakat sekitar dalam melakukan pencarian pada hari pertama.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5410 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3449 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2284 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1070 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan