Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Demo Aremania Ricuh, Kantor Arema Dirusak
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Demo Aremania di depan Kandang Singa di Jalan Mayjen Panjaitan, Kota Malang berakhir ricuh hingga membuat Kantor Arema rusak pada Minggu (29/1). Ratusan massa yang mengatasnamakan Arek Malang Bersatu kembali mendatangi kantor Arema FC di Jalan Mayjend Pandjaitan, Kota Malang, Minggu (29/1). Aksi berakhir ricuh.
Massa aksi datang dari arah Taman Makam Pahlawan (TMP) menuju kantor Arema FC atau Kandang Singa, pukul 12.25 WIB.
Saat tiba, mereka diadang oleh sejumlah penjaga di kantor Arema FC. Bentrokan antara massa aksi demo dan para pengaman di kantor Arema FC pun terjadi. Kedua belah pihak saling pukul.
Sejumlah orang dari massa aksi demo kemudian terpantau melemparkan batu dan cat ke arah kantor Arema FC. Akibatnya, terlihat sejumlah jersey dan manekin merchandise pun berjatuhan tertimpa pecahan kaca.
Massa juga melepas logo Arema FC yang terpasang di kantor itu dan membakarnya langsung di tengah jalan.
Sejumlah poster bernadakan boikot hingga berwajah Iwan Budianto dengan tulisan "Aremania Berjuang Sendiri, Klubnya Tidak Peduli" tertempel tak beraturan di tembok-tembok kantor Arema FC.
Terpantau, atas bentrokan itu beberapa orang mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala hingga mengeluarkan darah. Tak berselang lama, sejumlah personel kepolisian hingga Satpol PP Kota Malang pun tiba di lokasi, sekitar pukul 12.34 WIB.
Kabag Ops Polresta Malang Kota beserta Kapolsek Klojen tiba. Namun massa aksi menolak kedatangan aparat dan meminta mereka tak ikut campur dalam aksi tersebut.
Usai sedikit mereda, salah seorang massa aksi, naik ke atas mobil dan melakukan orasinya di tengah guyuran hujan.
"Kami Arek Malang menyadari bahwa lingkungan internal kami sangatlah banyak kekurangan yang membuat perjuangan usut tuntas Tragedi Kanjuruhan ini sangat lemah," ujar salah satu orator aksi Arek Malang Bersatu.
Selain itu, dia juga menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh warga Indonesia dan Malang Raya atas dampak yang terjadi pasca-Tragedi Kanjuruhan Malang 1 Oktober 2022.
"Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia atas ketidaknyamanan untuk menikmati hiburan sepak bola Indonesia. Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh warga Malang Raya, karena sudah direndahkan martabatnya oleh tindakan nirempati," ucapnya.
Perlu diketahui, aksi demo dari Arek Malang Bersatu ini merupakan agenda kedua usai sebelumnya pada dua Minggu lalu mereka mendatangi kantor Arema FC untuk menyampaikan sejumlah tuntutan atas Tragedi Kanjuruhan yang telah menewaskan 135 jiwa.
Tuntutan tersebut salah satunya, meminta Arema FC mundur dari kompetisi sebagai bentuk tanggung jawab moral atas Tragedi Kanjuruhan, 1 Oktober 2022 lalu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan