Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 25 September 2026
AS Bujuk Turki Pakai Jet F-16 Demi Restui Swedia Masuk NATO
BERITABALI.COM, DUNIA.
Amerika Serikat membujuk Turki merestui Swedia-Finlandia masuk NATO menggunakan penjualan jet tempur F-16, yang selama ini diminati Ankara. AS menyatakan Washington baru mau menjual F-16 ke Turki setelah Ankara merestui kedua negara Nordik bergabung dengan aliansi.
Diberitakan Reuters, dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Presiden AS Joe Biden, 29 senator dari Partai Demokrat dan Republik mengatakan bahwa Kongres AS bakal mempertimbangkan penjualan jet tempur F-16 setelah Turki memberikan ratifikasi Swedia dan Finlandia masuk NATO.
"Setelah protokol aksesi NATO diratifikasi Turki, Kongres dapat mempertimbangkan penjualan jet tempur F-16. Dengan demikian, tidak adanya restu Turki terhadap Swedia dan Finlandia bakal menunda penjualan ini," tulis para senator, seperti dikutip Reuters.
Turki memang mengajukan pembelian 40 pesawat tempur F-16 Lockheed Martin Corp dan hampir 80 perlengkapan modernisasi untuk pesawat tempur mereka pada Oktober 2021. Keputusan Kongres AS menghubungkan penjualan jet dengan masalah NATO ini pun merupakan yang pertama kalinya dilakukan Kongres.
Pemerintahan Biden selama ini menyatakan setuju dengan penjualan jet Washington ke Turki dan membantah mengaitkan masalah restu Ankara dengan hal tersebut. Kendati begitu, Washington sempat mengakui bahwa ratifikasi Turki atas kedua negara Nordik bakal memfasilitasi proses penjualan jet tempur di Kongres.
Soal ini, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan masalah NATO mestinya tak menjadi prasyarat untuk penjualan jet. Dia pun mendesak pemerintahan Biden untuk membujuk Kongres membatalkan syarat tersebut.
Kongres memang bisa memblokir penjualan senjata asing. Namun mereka sejauh ini belum mendapat dua pertiga suara mayoritas di kedua partai untuk mengimbangi hak veto presiden guna menentukan nasib penjualan tersebut.
Soal NATO, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sendiri baru-baru ini menyatakan tak akan merestui Swedia bergabung dengan NATO buntut aksi politikus mereka, Rasmus Paludan, yang membakar Al Quran.
Sebaliknya, Erdogan mengatakan hanya ingin memberikan restu kepada Finlandia saja.
"Kami mungkin menyampaikan pesan yang berbeda kepada Finlandia (terkait rencana masuk NATO) dan Swedia akan terkejut ketika mereka melihat pesan kami," kata Erdogan dalam pidatonya pada Minggu (29/1).
"Tetapi Finlandia harus tidak melakukan kesalahan yang sama seperti yang dilakukan Swedia," tambahnya, mengutip Reuters.
Meski mendapat lampu hijau, Finlandia menegaskan hanya ingin masuk NATO bersama dengan Swedia. Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson bersama dengan PM Finlandia Sanna Marin pun tengah berusaha melobi kembali Turki agar memberikan restu dua negara itu untuk bergabung dengan NATO.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8409 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5800 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3628 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2453 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar