Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Heboh Pelaku Tabrak Lari di Denpasar Diadang Warga, Nyaris Diamuk
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Viral di media sosial, sebuah video berdurasi kurang dari satu menit tentang peristiwa kecelakaan lalu lintas di Denpasar. Video itu diunggah oleh akun Instagram mahakaraphoto.
Peristiwa itu diduga terjadi pada Senin 6 Februari 2023 di By Pas Ngurah Rai, Suwung, Denpasar Selatan. Penabrak yang mengendarai mobil Ertiga Putih tidak mau bertanggungjawab membuat pengendara lain geram.
Beberapa warga sempat mengadang mobil tersebut, namun sempat mendapat perlawanan karena pengemudi mobil menginjak gas mobilnya. Mobil dalam kondisi ringsek di bagian depan kanan.
"De baang jalan, de baang jalan. (Jangan diberi jalan, jangan diberi jalan)," ujar salah seorang warga di dalam video.
Tak berselang lama, akun tersebut juga mengunggah video yang memperlihatkan sopir mobil memegang kaki seseorang untuk meminta perlindungan. "Mabuk kamu? Mabuk kamu ya," ujar seorang warga menanyakan sopir, namun sopir hanya diam dan menghindar.
Warga menegaskan agar sopir itu bertanggungjawab atas peristiwa lakalantas yang terjadi di Jalan Teuku Umar. Sopir tersebut diduga mabuk karena kondisinya sempoyongan. "Saya takut, beneran," ujar singkat sopir.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4475 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2272 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1687 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1574 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1019 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun