Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 25 September 2026
Pesawat Susi Air Diduga Dibakar Kelompok Egianus Kogoya di Nduga
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Polisi menduga ada andil Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Nduga Pimpinan Egianus Kogoya di balik kebakaran pesawat Susi Air di Bandara Distrik Paro, Nduga, Papua Tengah, pada Selasa (7/2) pagi. Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Prabowo mengatakan dugaan tersebut masih didalami oleh pihak kepolisian.
"Tim juga akan mendalami terkait murni atau tidaknya kecelakaan yang menyebabkan terbakarnya pesawat Pilatus Porter Susi Air tersebut atau diduga dibakar oleh pihak-pihak tertentu," ujar Ignatius melalui keterangan tertulis.
"Tidak menutup kemungkinan pesawat ditahan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Nduga Pimpinan Egianus Kogoya dikarenakan wilayah itu masuk dalam markas mereka," sambungnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kata Ignatius, Pesawat Pilatus Porter Susi Air dengan nomor Penerbangan SI 9368 itu hilang kontak usai mendarat di Bandara Paro.
Ia mengatakan seharusnya pesawat yang dipiloti oleh Kapten Philips Max Marthin itu akan kembali menuju Timika usai mengantar penumpang. Namun setelah mengantar lima penumpang dari Timika pesawat tersebut mengalami hilang kontak.
"Pukul 06.17 WIT, pesawat Susi Air landing di Bandara Paro Kab. Nduga, namun sampai saat ini pukul 09.15 WIT, pesawat belum juga kembali dari Distrik Paro Kab. Nduga ke Timika," jelasnya.
Berdasarkan data yang diterima, lima penumpang pesawat milik Susi Air dari Timika itu merupakan Demanus Gwijangge, Minda Gwijangge, Pelenus Gwijangge, Meita Gwijangge, dan Wetina W.
CNNIndonesia.com belum bisa mengkonfirmasi pernyataan Polda Papua ini pada pihak lain yang terkait.
Sementara itu, pihak Susi Air mengaku tengah mengecek dugaan sabotase terhadap pesawat PK BVY yang dilaporkan dibakar di Bandara Distrik Paro, Nduga, Papua Pegunungan.
Menurut kuasa hukum Susi Air, Donal Fariz, peristiwa yang terjadi pada Selasa (7/2) ini kecil kemungkinan disebabkan hal teknis. Sebab, pesawat mendarat dengan baik.
"Kami juga mengecek apakah ada sabotase dari pihak-pihak tertentu yang melakukan perusakan pesawat," kata Donal Fariz dalam rekaman suara yang diterima CNNIndonesia.com.
Susi Air juga saat ini masih menelusuri keberadaan pilot dan penumpang pesawat PK BVY. Donal menyatakan sampai saat ini maskapai belum mengetahui secara pasti lokasi pilot dan penumpang.
"Kami menelusuri keberadaan pilot yang sampai jam ini belum bisa dipastikan lokasinya secara tepat, termasuk para penumpang yang menaiki pesawat," ujarnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8408 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5798 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3628 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2453 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar