Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Senderan Rumah Jebol Menimpa Rumah Kontrakan Pasutri di Penataran Buleleng

Sabtu, 11 Februari 2023, 19:18 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Senderan Rumah Jebol Menimpa Rumah Kontrakan Pasutri di Penataran Buleleng.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Guyuran hujan deras yang terjadi hingga Sabtu 11 Februari 2023 dini hari tidak saja mengakibatkan banjir di berbagai tempat, namun juga menyebabkan sebuah senderan rumah jebol dan menimpa rumah kontrakan di Lingkungan Penataran, Kelurahan Kendran, Kecamatan Buleleng.

Musibah yang terjadi sekitar pukul 02.00 WITA itu berawal dari hujan yang deras hingga menyebabkan senderan rumah Gede Eka Wirajaya jebol sepanjang 10 meter dengan lebar 7 meter. Selanjutnya jebolnya senderan juga menimpa rumah kontrakan yang ditempati Made Artawa bersama istrinya yang sedang tidur.

“Musibah senderan rumah jebol di Penataran Kelurahan Kendran tidak ada korban jiwa dan hanya mengalami kerugian sekitar lima juta rupiah. Bersyukur pasangan suami istri yang menempati rumah kontrakan selamat,” ungkap Camat Buleleng, I Made Dwi Adnyana.

Hujan deras di wilayah Kecamatan Buleleng juga menyebabkan pohon tumbang di halaman Kantor Lurah Kaliuntu. Musibah tumbangnya pohon mangga dengan diameter sekitar 40 cm itu terjadi sekitar pukul 04.00 WITA. 

“Ditangani langsung Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Buleleng. Penanganan dilakukan dengan peralatan chainsaw,” ujar Camat Dwi Adnyana.

Sementara di Kelurahan Banyuning, tembok penyengker di SD Negeri 6 Banyuning yang berlokasi di Jalan Pulau Obi, Lingkungan Banyuning Timur roboh termasuk meluapnya aur pada saluran air di Jalan Pulau Komodo.

Guyuran hujan deras di kecamatan Buleleng juga menyebabkan meluapnya saluran air mumbul yang melintasi wilayah Kelurahan Kampung Anyar, bahkan menyebabkan senderan jebol sepanjang 15 meter. 

Selain itu, di Kelurahan Penarukan juga dilakukan penanganan akibat banyaknya sampah dan kayu yang menyumbat aliran sungai hingga menyebabkan terjadinya Banjir setinggi pinggang orang dewasa di Lingkungan Satria, Kelurahan Penarukan. 

Lurah Penarukan dan masyarakat setempat juga melaksanakan pembersihan aliran sungai secara gotong-royong dengan peralatan seadanya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/bul



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami