Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Komandan NORAD AS Soal Kemungkinan Tembak UFO Alien: Masih Diselidiki
beritabali.com/cnnindonesia.com/Komandan NORAD AS Soal Kemungkinan Tembak UFO Alien: Masih Diselidiki
BERITABALI.COM, DUNIA.
Komandan Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara (The North American Aerospace Defense Command/NORAD) Amerika Serikat, Jenderal Glen VanHerck, buka suara soal kemungkinan benda misterius yang berhasil ditembak merupakan UFO (Unidentified Flying Object) milik alien dari luar angkasa.
Sebelumnya, VanHerck mengumumkan berhasil menembak jatuh benda misterius tersebut di atas Danau Huron dan Kanada pada pekan lalu. VanHerck kemudian menjelaskan sulit menemukan benda yang berhasil ditembak itu karena ukurannya yang amat kecil.
Namun seperti dikutip dari Reuters, ia tidak menampik pertanyaan soal kemungkinan benda tersebut merupakan UFO kendaraan alien dari luar angkasa.
"Saya akan meminta kelompok intelijen dan kontraintelijen untuk menyelidikinya. Saya belum akan menutup semua (kemungkinan)," tutur VanHerck.
"Sejauh ini kami tetap melanjutkan penyelidikan tentang setiap ancaman, sesuatu yang tak diketahui, mendekati Amerika Utara dan berusaha mengidentifikasinya," ujarnya lagi.
Sebelumnya, ia VanHerck melaporkan benda yang berhasil ditembak jatuh pilot jet tempur F-16 NORAD di perbatasan AS-Kanada pada Minggu (12/2) berbentuk oktagon atau segi delapan.
Pernyataan itu kemudian memunculkan spekulasi bahwa benda yang berhasil ditembak jatuh itu kemungkinan UFO kendaraan alien dari luar angkasa.
Benda misterius itu sempat melayang di utara AS perbatasan Kanada tiga hari setelah insiden penembakan balon mata-mata China oleh angkatan udara Washington.
VanHerck kemudian menerangkan bahwa benda yang ditembakkan dekat Kanada itu tidak sama dengan balon mata-mata milik China.
"Kami menyebut itu sebagai sebuah benda, bukan balon," ujar HanHerck.
Peristiwa itu mencuat di tengah upaya Pentagon mengintensifkan penyelidikan terkait dugaan penampakan UFO berdasarkan pantauan militer AS.
UFO sendiri sebenarnya merujuk untuk sebuah benda terbang yang belum teridentifikasi. Washington kemudian mengubah sebutannya menjadi phenomena angkasa yang belum teridentifikasi.
Meski demikian, Pentagon menjelaskan sejauh ini belum menemukan bukti valid yang mengindikasikan kunjungan alien ke Bumi.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2182 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2009 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1923 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1785 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun