Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Koster Ungkap Sejumlah Venue untuk Water World Forum 2024 di Bali
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gubernur Bali, Wayan Koster terus melakukan diplomasi untuk menyukseskan Bali sebagai tuan rumah World Water Forum ke-10 yang akan dilaksanakan pada tanggal 18-24 Mei 2024.
Di sela-sela pelaksanaan Kick-Off Meeting 10th World Water Forum yang telah memasuki hari ke-2, Gubernur Bali, Wayan Koster pada Kamis (Wraspati Pon, Krulut) 16 Februari 2023 mendampingi Menteri PUPR RI sekaligus Wakil Ketua Panitia Nasional Penyelenggaraan (NOC) WWF ke-10, Basuki Hadimuljono, Presiden World Water Council, Luic Fauchon, dan VicePresident of the World Water Council, Éric Tardieu melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi di Kantor Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia, Jakarta.
Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Presiden World Water Council, Mr. Luic Fauchon, Vice-President of the World Water Council, Éric Tardieu, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Bali, Wayan Koster di Kementrian Luar Negeri RI.
“Kami melakukan pertemuan ini, guna membahas berbagai upaya untuk mensukseskan World Water Forum ke-10 di Bali,” ujar Menlu, Retno Marsudi.
Usai melakukan pertemuan di Kementrian Luar Negeri, Gubernur Bali, Wayan Koster dalam Konferensi Pers Penutupan Kick-Off Meeting 10th World Water Forum mengucapkan terimakasih atas terpilihnya Bali menjadi tuan rumah World Water Forum ke-10 yang akan dilaksanakan pada tanggal 18-24 Mei 2024 di Bali.
Pembukaan World Water Forum ke-10 dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2024 yang bertepatan dengan Rahina Tumpek Uye dengan tujuan untuk menyucikan dan memuliakan Danu Kerthi sebagai sumber air guna terwujudnya kesejahteraan dan kebahagaiaan kehidupan manusia.
Acara pembukaan World Water Forum ke-10 di Bali, diawali dengan ritual Upakara Tumpek Uye, dan malamnya akan dipentaskan karya seni pemuliaan air Danu Kerthi di Panggung Terbuka Ardha Candra Taman Budaya Provinsi Bali.
"Setelah itu, Kami sudah menyiapkan showcase air berupa Subak di Jatiluwih, Kabupaten Tabanan yang telah tercatat sejak tahun 2012 oleh UNESCO, bahwa Subak sebagai warisan budaya dunia yang harus dilestarikan tata kelola sistem irigasi dengan prinsip-prinsip keadilan, keterbukaan, harmoni, dan kebersamaan melalui suatu organisasi masyarakat untuk menjadikan masyarakat petani di Bali serasi dengan alam guna mencapai hasil panen yang optimal," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4482 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2296 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1864 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1579 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1026 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun