Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 24 September 2026
Menhan AS Sebut Rusia Makin Banyak Kirim Pasukan ke Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin mengatakan Rusia masih terus mengirim pasukan dalam jumlah besar ke Ukraina pada Kamis (16/2).
“Pasukan ini tidak mendapat perlengkapan yang memadai dan tidak terlatih, dan karena itu, mereka menderita banyak korban dan kami duga ini akan berlangsung terus,” kata Austin dalam konferensi pers di Tallinn, Estonia.
Austin juga menambahkan bahwa Rusia meningkatkan tembakan artileri ke Kota Bakhmut, dikutip dari VOA Indonesia, Sabtu (18/
Ketika ditanya apakah senjata dan perlengkapan yang dijanjikan akan diserahkan tepat waktu kepada Ukraina, Austin mengatakan sekutu sedang bekerja dengan sangat cermat.
“Ini merupakan perjuangan Ukraina. Kami akan menyediakan semua dukungan yang mungkin kami berikan sehingga mereka mempunyai peluang terbaik untuk sukses dalam ofensif mendatang.”
Sementara itu, Ukraina melaporkan bahwa Rusia membombardir wilayahnya, termasuk kilang minyak terbesarnya Kremenchuk, pada Kamis (16/2/2023), waktu setempat.
Kementerian Pertahanan Ukraina mentwit, "Serangan rudal besar-besaran lainnya oleh negara teroris terhadap infrastruktur sipil di Ukraina. Sebanyak 36 rudal diluncurkan. Empat belas rudal jelajah & dua rudal udara terpandu ditembak jatuh oleh pertahanan udara Ukraina. Sayangnya, beberapa rudal jelajah Kh-22 mencapai targetnya."
Didukung oleh puluhan ribu pasukan cadangan, Rusia dilaporkan telah mengintensifkan serangan darat di seluruh Ukraina selatan dan timur. Serangan besar baru diprediksi akan terjadi menjelang peringatan pertama invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari.
Fokus Rusia saat ini disebut-sebut adalah Kota Bakhmut di Donetsk, salah satu dari dua wilayah yang membentuk Donbas, pusat industri Ukraina yang sekarang sebagian ditempati oleh Rusia.
Dalam pertempuran yang dipimpin oleh kelompok tentara bayaran Wagner, Rusia telah berbulan-bulan menggempur dan berusaha mengepung Bakhmut. Sebagian besar populasi sebelum perang -sekitar 70.000 orang- telah pergi, menyisakan tentara Ukraina yang bertahan.
Perebutan Bakhmut kelak akan memberi Rusia batu loncatan untuk maju ke dua kota besar Donetsk lainnya, Kramatorsk dan Sloviansk. (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8336 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5762 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3606 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2437 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar