Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Dosen UII Hilang Misterius di Norwegia, Sempat Kirim Pesan ke Istri
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ahmad Munasir Rafie Pratama yang merupakan salah satu dosen Universitas Islam Indonesia (UII) dinyatakan hilang misterius setelah keberadaannya tidak diketahui di Oslo, Norwegia.
Ia dikabarkan sempat mengirim pesan saat akan lepas landas, pada kenyataannya nama Ahmad tidak ada dalam daftar penumpang pesawat.
Rektor UII, Fathul Wahid menerangkan kalau keberadaan Ahmad tidak diketahui usai mengirim pesan terakhir kepada sang istri pada Minggu (12/2/2023). Pesan itu dikirimkan Ahmad sebelum menaiki pesawat ke Istanbul, Turki dari Oslo, Norwegia.
"Menunggu boarding," demikian pesan yang disampaikan Ahmad.
Pihak keluarga sempat melacak keberadaan Ahmad melalui pesan itu. Kalau diperkirakan dari waktu dirinya mengirimkan pesan, maka Ahmad akan tiba di Jakarta pada Kamis (16/2/2023) sekitar pukul 18.00 WIB. Adik Ahmad kemudian mencoba menunggu di pintu kedatangan, namun hasilnya tetap nihil.
Setelah ditelusuri, ternyata Ahmad tidak ada dalam daftar penumpang pesawat.
"Setelah melakukan konfirmasi ke Angkasa Pura, nama AMRP tidak ada dalam manifes penerbangan tersebut," ucapnya.
UII telah menghubungi KBRI di Norwegia maupun Turki, termasuk mengontak panitia konferensi di Jeddah yang memesankan tiket penerbangan.
Pihak kampus juga sudah menghubungi Turkish Airline di Oslo untuk memastikan bahwa AMRP telah naik pesawat.
Pelacakan sempat dilakukan dengan memindai aktivitas Ahmad melalui daring. Terdapat jejak aktivitas daring di Turki pada 13 Februari 2023 sekitar pukul 03.00 dan 08.00 namun saat ini sudah tidak dapat dilacak.
"Saat ini, pihak UII masih menunggu informasi dari kantor Turkish Airline di Jakarta untuk membantu memastikan kota persinggahan terakhir," ungkapnya.
Sebelumnya, Ahmad berangkat ke Oslo untuk mengikuti mobilitas global di University of South-Eastern Norway (USN). Tidak sendiri, ia berangkat dengan tiga orang lainnya termasuk Fathul selaku rektor.
Mereka mengunjungi USN guna mempererat kerja sama kedua universitas, dengan dukungan pendanaan dari Uni Eropa, melalui skema Erasmus+.
Selama sepekan mereka habiskan waktu di USN. Setelah itu, pada 12 Februari 2023, tim UII meninggalkan Norwegia melalui bandara Oslo.
"Tim terbagi dalam tiga penerbangan berbeda. AMRP sendirian dalam penerbangan kembali ke Indonesia, melalui Istanbul, Turki." (sumber: Suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4439 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2161 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1559 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1008 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 940 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun