Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 24 September 2026
Tersangka Tabrak Lari Buang Korban Hilangkan Jejak dengan Ganti Pelat
beritabali.com/cnnindonesia.com/Tersangka Tabrak Lari Buang Korban Hilangkan Jejak dengan Ganti Pelat
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ery Riansyah Arifin (26), tersangka tabrak lari yang membuang korbannya di Jalan Raya Sawangan, Kota Depok, sempat berusaha menghilangkan jejak. Dia mengubah bodi motornya, hingga mengganti pelat nomor kendaraan.
"(Pelat nomor diganti) di bengkel teman pelaku," kata Kapolres Metro Depok Kombes Ahmad Fuady kepada wartawan di Depok, Sabtu (18/2).
Motor Ery aslinya bernopol B-6368-EZS. Agar tak terlacak, dia menggantinya dengan nopol B-6134-ZRO yang merupakan milik temannya.
Tak hanya mengganti nomor kendaraan, Ery pun mengganti sebagian bodi motor. Dia berdalih melakukan itu untuk memperbaiki motornya.
"Pelaku memperbaiki motornya sesuai dengan pengakuan pelaku. Dari hasil pemeriksaan, ke bengkel milik teman pelaku dengan alasan diperbaiki," tuturnya.
Motor dipakai Ery viral di medsos
Motor bernopol B-6368-EZS yang dikendarai Ery sempat viral di media sosial. Dalam rekaman CCTV yang tersebar, Ery terlihat membonceng korban tabrak lari, Ellyefen.
Seiring tersebarnya CCTV tersebut, identitas pemilik kendaraan bernama Icoh pun tersebar. Icoh sempat didatangi polisi karena motor tersebut.
"Iya polisi datang ke mari banyak ada dua mobil kayaknya mah, udah saya jelasin," kata Icoh ditemui di kediamannya, Jumat (17/2).
Baca juga:
Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir
Rupanya, Icoh sudah menjual motornya itu sampai ke tangan ketiga. Icoh menjual motor tersebut sekitar 10 tahun lalu.
"Awalnya anak saya kan ngejual motor dulu tahun 2013 kalau nggak salah, jadi belum dibalik nama sama si orang beli, dijual lagi," ucapnya
Dalih Ery buang korban tabrak lari
Ery mengaku membuang korban lantaran panik dan bingung dengan biaya rumah sakit untuk perawatan korban.
"Karena panik, pelaku merasa khawatir dengan nanti biaya rumah sakit dan sebagainya (akhirnya buang korban)," kata Kapolresta Depok Kombes Ahmad Fuady.
Hasil pemeriksaan polisi, Ery mengaku semula berniat membawa korban ke rumah sakit. Namun hal itu urung ia lakukan.
"Dari hasil pemeriksaan pelaku awalnya ingin membawa ke rumah sakit, tapi karena pelaku bingung dengan biaya dan sebagainya, akhirnya pelaku mengubah niatnya, sehingga mencari lokasi untuk menurunkan korban di lokasi yang sepi. Kemudian korban diturunkan pelaku di area kebun di daerah Rawa Denok, Pancoranmas," katanya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8336 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5762 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3606 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2437 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar