Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Helikopter Polda Jambi Mendarat Darurat di Kerinci, Rombongan Selamat
beritabali.com/cnnindonesia.com/Helikopter Polda Jambi Mendarat Darurat di Kerinci, Rombongan Selamat
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Helikopter yang ditumpangi rombongan Polda Jambi mendarat darurat di Bukit Tamia, Muara Emat, Kerinci, pada Minggu (19/2). Rombongan itu terdiri dari Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono, Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Andri Ananta Yudistira, Dirpolairud Polda Jambi Kombes Michael Mumbunan, Koorspri Kompol Ayani dan sejumlah ajudan.
Menurut Kabid Humas Polda Jambi Kombes Mulia Prianto, helikopter jenis Super Bell 3001 itu menuju Kerinci sekitar pukul 9.30 WIB dalam rangka meresmikan gedung SPKT dan kunjungan kerja ke Polres Kerinci. Mulia menduga kondisi cuaca yang buruk jadi penyebabnya insiden tersebut.
"Sementara informasi awal karena cuaca. Di sana berkabut dan turun hujan. Seluruh penumpang dalam keadaan selamat. Tadi lewat HT, kami berkomunikasi dengan Direktur Reskrimum Polda Jambi. Kemudian putus," ujar Mulia di Jambi, Minggu (19/2).
Mulia mengatakan Tim SAR yang membawa helikopter sudah tiba. Namun, evakuasi tersebut harus ditunda lantaran gelap dan kondisi cuaca tak memungkinkan untuk melakukan pencarian. Oleh sebab itu, tim berhenti di posko hingga hari ini.
"Tim udara dilanjutkan besok (Senin). Cuaca tidak memungkinkan dan gelap. Sedangkan tim darat masih terus bergerak (dalam perjalanan). Besok pagi, Senin (20/2) akan ada bantuan lagi dari Korp Polairud Bharakam Polri. Satu unit helikopter serta tim SAR-nya," kata dia.
Menurutnya, sudah terdapat 4 helikopter yang terbang menuju lokasi tersebut. Satu helikopter berasal dari Polda Jambi Sumsel, dua unit helikopter berasal dari PT WKS, sedangkan satu helikopter dari Polairud Baharkam Polri.
"Jadi, totalnya ada 4 heli. Malam ini (Minggu) dihentikan terlebih dahulu karena medannya sulit sehingga memakan waktu," tuturnya.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyiapkan opsi evakuasi jalur darat. Meski demikian, penggunaan helikopter tetap dilakukan jika medan evakuasi memungkinkan.
"Namun, apabila harus dilakukan evakuasi dengan melalui jalur darat karena kondisi lapangan yang kita sesuaikan dan tentunya nanti pada helikopter bisa melakukan pengangkatan di titik yang sesuai. Kita akan melakukan evakuasi ke RS terdekat," kata Listyo di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (19/2).
Menurutnya, dua helikopter, tim Brimob, dan Tim SAR, masyarakat, dan pecinta alam ikut mengevakuasi. Dia memastikan tim berada sekitar tiga hingga empat kilometer dari lokasi.
"Kami membutuhkan waktu karena memang wilayahnya perbukitan. Ya, karena tempatnya ada di suatu ketinggian, butuh waktu ya dan memang bukan dataran, tapi perbukitan," kata dia.
Listyo juga memastikan rombongan dalam kondisi selamat meski mengalami luka-luka. Dia mengatakan peristiwa tersebut diakibatkan kondisi cuaca yang buruk seperti informasi awal. Meski demikian, ia tetap akan melakukan investigasi penyebab tumbangnya helikopter Polri itu.
"Investigasi nanti tetap kita laksanakan, namun informasi awal yang kita dapatkan, helikopter terpaksa melakukan pendaratan darurat karena mengalami gangguan terkait cuaca buruk dan jarak pandang serta kabut," ujar Listyo.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 716 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 659 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 485 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 466 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik